Sun,19 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Presiden Prabowo Akui Kiai dan Ulama adalah Tokoh Paling Dekat dengan Rakyat 

Presiden Prabowo Akui Kiai dan Ulama adalah Tokoh Paling Dekat dengan Rakyat 

presiden-prabowo-akui-kiai-dan-ulama-adalah-tokoh-paling-dekat-dengan-rakyat 
Presiden Prabowo Akui Kiai dan Ulama adalah Tokoh Paling Dekat dengan Rakyat 
service

Bangkalan, NU Online

Presiden Prabowo Subianto menilai para kiai dan ulama dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan tokoh yang paling dekat dengan rakyat. Menurutnya, kedekatan para kiai dan ulama dengan masyarakat menjadikan mereka memahami kondisi yang dihadapi rakyat dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikannya dalam penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Institut Agama Islam Sayyidina Kholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026) siang.

“Para kiai dan para ulama, menurut saya, adalah tokoh-tokoh yang paling dekat dengan rakyat, apalagi dengan rakyat di pedesaan. Karena itu, para kiai dan para ulama paham dan mengerti apa yang dirasakan rakyat. Para kiai dan ulama merasakan apa yang dirasakan rakyat di bawah,” katanya.

Selain kiai dan ulama, katanya, antara pemerintah, TNI, dan kepolisian juga sesungguhnya memahami apa yang dirasakan rakyat.  “Karena itu, ulama, pemerintahan, tentara, dan kepolisian sesungguhnya paham dan mengerti perasaan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyatakan bahwa sumpah jabatan yang diucapkannya pada 20 Oktober 2024 dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.

“Saya disumpah untuk menjalankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya disumpah, saya harus menjalankannya,” katanya.

Indonesia Perlu Lebih Terbuka Menghadapi Persoalan Negara

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah perlu berbicara secara terbuka mengenai berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. Ia menilai, selama ini masih terdapat kecenderungan untuk tidak mengungkapkan kondisi yang sebenarnya.

“Kita tidak perlu pura-pura, kita tidak perlu bicara manis-manis karena memang sering bangsa Indonesia suka bicara yang manis-manis di depan. Kita kadang tidak mau bicara apa adanya,” katanya.

Ia menemukan adanya berbagai penyimpangan yang selama ini dibiarkan setelah mempelajari berbagai data dan fakta sejak menjabat sebagai presiden,

“Penyimpangan-penyimpangan ini, menurut keyakinan saya, inilah yang membuat bangsa kita berada dalam keadaan sekarang,” katanya.

Kekayaan Negara Mengalir ke Luar Negeri

Ia juga menyoroti banyaknya kekayaan negara yang hilang dan tidak sepenuhnya dinikmati oleh rakyat. Menurutnya, sebagian kekayaan bangsa justru dinikmati oleh segelintir pihak.

“Bahkan, kekayaan tersebut terlalu banyak mengalir ke luar negeri dan tidak tinggal di Indonesia,” terangnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.