Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Ubed adaptasi cepat dengan sistem poin 15 di Kejuaraan Dunia Junior

Ubed adaptasi cepat dengan sistem poin 15 di Kejuaraan Dunia Junior

ubed-adaptasi-cepat-dengan-sistem-poin-15-di-kejuaraan-dunia-junior
Ubed adaptasi cepat dengan sistem poin 15 di Kejuaraan Dunia Junior
service

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap sistem pertandingan baru dengan format poin 15 yang diterapkan dalam Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2025.

Ia yang mendapat bye dengan langsung lolos ke babak kedua sukses menaklukkan wakil Denmark, Philip Kryger Boe, dengan skor 15-13, 15-4 di National Centre of Excellence, Guwahati, India, Selasa.

Bagi Ubed, sapaan akrabnya, format poin 15 menuntut pemain untuk langsung “panas” sejak awal laga tanpa memberi ruang bagi adaptasi panjang. Ia mengaku sistem ini membuat tempo pertandingan jauh lebih cepat dan intens.

“Sistem poin kali ini agak cepat dan harus sudah siap duluan, karena kalau telat panas pasti kecolongan banyak poin sama lawan,” ujar Ubed dalam keterangan resmi PBSI usai pertandingan.

Meski begitu, pemain asal Jawa Timur itu mengungkapkan sistem ini justru menguntungkan bagi mereka yang siap secara mental dan fisik sejak awal gim.

“Poin 15 ini buat saya, mungkin kalau dibilang cocok, ya cocok-cocok saja. Yang penting siap dari awal dan fokus terus,” katanya menambahkan.

Ubed sempat mengawali gim pertama dengan sedikit tekanan akibat rasa tegang dan keinginan untuk tampil sempurna. Namun setelah menemukan ritme, ia tampil dominan dan menutup laga dalam dua gim langsung.

“Game pertama belum terlalu nyaman karena masih ada pressure dari diri sendiri. Tapi setelah itu bisa lebih tenang dan keluar permainan terbaik,” ujarnya.

Selanjutnya, Ubed akan berhadapan dengan wakil Jepang Masato Yamashiro yang mengalahkan pemain Amerika Serikat Shriyans Ankith Bhagavatula dengan skor 15-9, 15-12.

“Untuk babak selanjutnya harus lebih tenang lagi dan harus fokus lagi baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Ubed.

Baca juga: Mulky/Salma melaju mulus ke babak ketiga Kejuaraan Dunia Junior 2025

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.