Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. 1.313 pengungsi gempa di Flores NTT dalam penanganan petugas gabungan

1.313 pengungsi gempa di Flores NTT dalam penanganan petugas gabungan

service

…BPBD sudah mendirikan tenda pengungsi dan tenda keluarga di beberapa titik lokasi yang mudah dijangkau masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pengungsi akibat gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur sebanyak 1.131 orang yang saat ini dalam penanganan tim petugas gabungan daerah setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Sabtu, melaporkan bahwa Desa Terong, Desa Lamahala Jaya, Dawata, Karing Lamalouk, Waiwerang, Ipi Ebang di Kecamatan Adonara, serta Desa Motonwutun dan Watobuku di Kecamatan Solor Timur menjadi wilayah yang mengalami dampak signifikan akibat getaran gempa tektonik itu.

BNPB mengkonfirmasi data terbaru yang mereka terima sampai dengan pukul 10. 55 Wib, ada sebanyak 238 unit warga di desa-desa tersebut rusak ringan-berat berikut tiga rumah ibadah, empat fasilitas pendidikan dan dua fasilitas umum.

“10 orang mengalami luka ringan dari warga terdampak 285 keluarga atau 1.313 jiwa pengungsi mandiri. Perkembangan informasi terbaru akan disampaikan secara berkala,”kata dia.

Abdul memastikan bahwa penanganan lanjutan masih berlangsung oleh tim petugas gabungan yang terdiri BPBD, TNI, Polri hingga petugas dinas teknis terkait Kabupaten Flores Timur juga Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“BPBD sudah mendirikan tenda pengungsi dan tenda keluarga di beberapa titik lokasi yang mudah dijangkau masyarakat dan dipastikan aman dari potensi bencana susulan maupun jenis bencana yang lain,” cetusnya.

Baca juga: BPBD Flores Timur distribusikan logistik untuk korban gempa di Adonara

Dia menjelaskan bahwa secara fungsi, tenda pengungsi ukuran 6×12 meter itu juga dimanfaatkan untuk pos layanan kesehatan dan posko darurat sementara. Namun, BNPB melaporkan hingga hari ini tidak ada lokasi atau tenda pengungsian terpusat.

Berdasarkan data yang diterima, Abdul menyebut warga terdampak saat ini lebih memilih mendirikan tenda mandiri di dekat rumah dan ada sebagian yang mengungsi di rumah kerabat.

Jika malam hari sejumlah warga memilih tidur di tenda di dekat rumah demi keamanan dan keselamatan karena gempa susulan masih terjadi.

“Tenda pengungsi dan tenda keluarga saat ini menjadi kebutuhan yang mendesak karena stok tenda sebelumnya sudah dipakai untuk penanganan darurat bencana erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-Laki. BPBD Provinsi NTT dan BNPB saat ini sedang mendistribusikan kebutuhan tenda dan logistik serta peralatan lain yang dibutuhkan di sana,” kata dia.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi, Rabu (8/4) dini hari.

Gempa berada sekitar 21 kilometer tenggara Larantuka dengan pusat gempa di darat pada kedalaman lima kilometer. Guncangan dirasakan cukup kuat selama dua – empat detik oleh warga di wilayah terdampak.

BMKG bahkan mencatat sebagaimana hasil pemantauan sistem sensor getaran menunjukkan adanya 48 aktivitas gempa bumi susulan, yang hingga saat ini masih dirasakan oleh warga di pesisir Pulau Adonara.

Baca juga: Pemkab Flotim catat 79 rumah rusak akibat gempa

Baca juga: BNPB pastikan 15 luka dan 100 warga Flotim NTT dievakuasi karena gempa

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.