Sat,22 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. 1.842 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Ancaman Karhutla Belum Reda

1.842 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Ancaman Karhutla Belum Reda

1.842-titik-panas-terpantau-di-kalimantan,-ancaman-karhutla-belum-reda
1.842 Titik Panas Terpantau di Kalimantan, Ancaman Karhutla Belum Reda
service

Jakarta, NU Online

Sebanyak 1.842 titik panas terpantau di lima provinsi di Kalimantan pada saat risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih perlu diwaspadai. Data tersebut menunjukkan ancaman karhutla masih belum reda dan tidak bisa dianggap ringan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengatakan bahwa pemantauan titik panas terus dilakukan seiring penguatan operasi penanganan karhutla.

“Berdasarkan data SiPongi, pemantauan satelit NASA-NOAA 20 pada Jumat (21/8/2026) pukul 14.14 WIB mencatat 1.842 titik panas di lima provinsi di Kalimantan,” ujarnya di Jakarta pada Jumat (21/8/2026).

Berton mengatakan dari jumlah tersebut, 1.832 titik memiliki tingkat kepercayaan sedang (medium confidence), sedangkan 10 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi (high confidence).

“Data titik panas menjadi salah satu rujukan dalam pemantauan perkembangan potensi karhutla dan menentukan kebutuhan penanganan di lapangan. SiPongi sendiri merupakan sistem yang menyajikan informasi hotspot terkini serta informasi terkait kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, yakni 976 titik. Jumlah itu terdiri atas 968 titik dengan tingkat kepercayaan sedang dan delapan titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Sementara, Kalimantan Barat menyusul dengan 489 titik, terdiri atas 487 titik dengan tingkat kepercayaan sedang dan dua titik dengan tingkat kepercayaan tinggi. Kalimantan Timur mencatat 237 titik panas, Kalimantan Selatan 125 titik, dan Kalimantan Utara 15 titik.

“Seluruh titik panas di tiga provinsi tersebut terpantau dengan tingkat kepercayaan sedang,” ucap Berton.

Ia menyampaikan bahwa BNPB bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan unsur terkait memperkuat pencegahan melalui operasi udara dan darat.

“Operasi udara dan darat dilakukan secara terpadu, mulai dari pemantauan, pencegahan, kesiapsiagaan, pemadaman, hingga penanganan pascakebakaran,” katanya.

Berton mengungkapkan bahwa pencegahan di tingkat masyarakat menjadi penting di tengah tingginya jumlah titik panas. BNPB mendorong warga tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Edukasi dan pemberdayaan terus dilakukan untuk menekan kemunculan titik api sejak awal.

“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode rawan karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran kepada petugas maupun pemerintah daerah. Respons cepat dari seluruh unsur menjadi kunci untuk mencegah api meluas dan mengurangi dampak karhutla terhadap masyarakat, lingkungan, serta aktivitas ekonomi,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.