Sun,24 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. 3 Peristiwa yang Melatari Penamaan Tarwiyah untuk Hari Kedelapan Dzulhijjah

3 Peristiwa yang Melatari Penamaan Tarwiyah untuk Hari Kedelapan Dzulhijjah

3-peristiwa-yang-melatari-penamaan-tarwiyah-untuk-hari-kedelapan-dzulhijjah
3 Peristiwa yang Melatari Penamaan Tarwiyah untuk Hari Kedelapan Dzulhijjah
service

Jakarta, NU Online

Umat Islam saat ini telah memasuki bulan Dzulhijjah tahun 1447 H sejak Senin (18/5/2026) lalu. Bulan kedua belas Hijriah ini memiliki hari-hari istimewa, di antaranya adalah hari Tarwiyah, yakni hari kedelapan dari bulan tersebut.

“Tarwiyah merupakan hari kedelapan Dzulhijah yang mempunyai makna berpikir atau merenung. Karenanya, hari Tarwiyah identik dengan keadaan berpikir dan merenung tentang peristiwa yang masih dipenuhi keraguan,” tulis Ustadz Sunnatullah menukil keterangan Imam Fakhruddin Ar-Razi dalam Tafsir Mafatihul Ghaib yang ditulis dalam artikelnya berjudul ‘Penamaan Hari Tarwiyah, Arafah dan Keutamaannya‘, dikutip NU Online pada Ahad (24/5/2026).

Setidaknya, Al-Razi menguraikan tiga pandangan mengenai hari kedelapan bulan Dzulhijjah ini disebut tarwiyah. Pertama, hal yang melatari penamaan tarwiyah itu peristiwa Nabi Adam yang merenung saat membangun Ka’bah.

Diceritakan, Nabi Adam ketika diperintah untuk membangun sebuah rumah. Saat ia membangun, ia berpikir dan berkata, ‘Tuhanku, sesungguhnya setiap orang yang bekerja akan mendapatkan upah, maka apa upah yang akan saya dapatkan dari pekerjaan ini?’ Allah swt menjawab: ‘Ketika engkau melakukan thawaf di tempat ini, maka aku akan mengampuni dosa-dosamu pada putaran pertama thawafmu.’ 

Mendengar jawaban tersebut, Nabi Adam as memohon, ‘Tambahlah (upah)ku’. Allah menjawab: ‘Saya akan memberikan ampunan untuk keturunanmu apabila melakukan thawaf di sini’.

Nabi Adam as memohon, ‘Tambahlah (upah)ku’. Allah menjawab: ‘Saya akan mengampuni (dosa) setiap orang yang memohon ampunan saat melaksanakan tawaf dari keturunanmu yang mengesakan (Allah).’

Kedua, peristiwa Nabi Ibrahim as yang merenungi secara mendalam peristiwa yang dialami dalam mimpinya.

“Sesungguhnya Nabi Ibrahim ‘alaihissalâm bermimpi ketika sedang tidur pada malam Tarwiyah, seakan hendak menyembelih anaknya, maka ketika waktu pagi datang, ia berpikir apakah mimpi itu dari Allah subhânahu wata’âlâ atau dari setan?” tulis Ustadz Sunnatullah mengutip Al-Razi.

Malam berikutnya, Nabi Ibrahim kembali memimpikan peristiwa serupa, yakni diperintah untuk menyembelih putranya. Kemudian Nabi Ibrahim as menegaskan bahwa mimpi tersebut betul-betul datang dari Allah swt.

Ketiga, peristiwa orang haji yang merenungi tentang doa-doa yang hendak dipanjatkan pada saat wukuf di Arafah esoknya, yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah.

“Sesungguhnya penduduk Makkah keluar pada hari Tarwiyah menuju Mina, kemudian mereka berpikir tentang doa-doa yang akan mereka panjatkan pada keeseokan harinya, di hari Arafah,” lanjut keterangan tersebut.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.