Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Ciri-ciri Kurma yang Mengandung Sirup Glukosa, Waspada Kandungan Gula Lebih Tinggi

Ciri-ciri Kurma yang Mengandung Sirup Glukosa, Waspada Kandungan Gula Lebih Tinggi

ciri-ciri-kurma-yang-mengandung-sirup-glukosa,-waspada-kandungan-gula-lebih-tinggi
Ciri-ciri Kurma yang Mengandung Sirup Glukosa, Waspada Kandungan Gula Lebih Tinggi
service

Jakarta

Bulan suci Ramadhan identik dengan buah kurma yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur maupun buka puasa dalam jumlah ganjil. Namun, siapa sangka, ternyata ada pula kurma yang mengandung sirup glukosa dan bahaya karena kandungan gulanya lebih tinggi.

Hal tersebut diketahui melalui media sosial X (dulunya disebut Twitter), salah satu akun menyebut bahwa kurma memiliki kandungan sirup glukosa dan dijual bebas di pasaran.

Pada label asli produk tercantum tambahan sirup glukosa, tetapi pada label tambahan berbahasa Indonesia hanya tertulis kurma, Bunda.

Unggahan inilah yang kemudian banyak menimbulkan kekhawatiran netizen untuk mengonsumsi kurma kemasan dengan kandungan glukosa lantaran bisa memicu lonjakan gula darah saat berbuka puasa.

Meski begitu, ada beberapa ciri-ciri yang dapat Bunda kenali untuk membedakan kurma yang mengandung sirup glukosa. Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Nuri Andarwulan, menjelaskan secara fisik bahwa kurma yang dilapisi sirup glukosa biasanya tampak lebih lembap dan mengkilap.

“Kandungan gulanya lebih tinggi, rasanya lebih manis,” ungkap Nuri, dikutip dari laman detikcom, Kamis (26/2/2026).

Terkait konsumsi, ia menyarankan porsi kurma yang wajar saat berbuka puasa adalah sekitar satu hingga tiga butir atau setara dengan 5-20 gram. Sementara itu, bagi penderita diabetes, konsumsi perlu lebih dibatasi, dan satu butir kurma dinilai sudah cukup.

Spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariando, SpPD-KGEH, juga mengatakan hal serupa. Ia menjelaskan secara umum kurma berlapis sirup glukosa masih aman dikonsumsi oleh orang sehat.

Namun, ia tetap menyarankan untuk memilih kurma yang tidak terlalu mengkilap karena biasanya kurma tanpa pelapis sirup glukosa memiliki tekstur lebih lembut dan tidak terlalu lengket.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.