Sun,19 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. MEDC Amankan Pinjaman USD100 Juta, ini Peruntukkannya

MEDC Amankan Pinjaman USD100 Juta, ini Peruntukkannya

medc-amankan-pinjaman-usd100-juta,-ini-peruntukkannya
MEDC Amankan Pinjaman USD100 Juta, ini Peruntukkannya
service

KABARBURSA.COM – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berhasil mengamankan fasilitas pinjaman senilai USD100 juta dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) cabang Singapura. Fasilitas kredit tersebut diperoleh melalui perjanjian yang ditandatangani pada 10 Maret 2026.

Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu, 11 Maret 2026, manajemen MEDC menyampaikan bahwa fasilitas kredit tersebut akan digunakan untuk kebutuhan umum perusahaan atau general corporate purposes

Fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh perseroan maupun entitas anak yang dikendalikan, yakni Medco Energi Global Pte Ltd.

Berdasarkan dokumen yang ditandatangani Corporate Secretary MEDC Siendy K. Wisandana, nilai pokok pinjaman dalam fasilitas tersebut mencapai USD100 juta dengan jangka waktu pembiayaan selama 60 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian. 

Dalam perjanjian tersebut, MEDC bertindak sebagai penerima pinjaman sekaligus pemberi jaminan atas fasilitas kredit yang diberikan oleh HSBC Singapore Branch.

Perseroan juga menjelaskan bahwa pemberian jaminan oleh perusahaan dalam perjanjian fasilitas tersebut termasuk dalam kategori transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42 mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan. 

Namun, karena jaminan tersebut diberikan kepada lembaga perbankan sebagai kreditur atas fasilitas yang diterima oleh perseroan dan entitas anak yang berada dalam kendali yang sama, maka perusahaan hanya berkewajiban melaporkan transaksi tersebut kepada OJK tanpa memerlukan persetujuan pemegang saham.

Manajemen MEDC menyampaikan bahwa penyampaian keterbukaan informasi tersebut merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban pelaporan sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 45 mengenai pengembangan dan penguatan emiten serta perusahaan publik, serta POJK Nomor 42 terkait transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.

Perseroan juga menegaskan bahwa penyampaian keterbukaan informasi tersebut tidak memberikan dampak khusus terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Peringkat Kredit MEDC

Meski demikian, dari perspektif struktur pembiayaan korporasi, fasilitas kredit dengan tenor lima tahun tersebut memperlihatkan upaya perusahaan dalam menjaga fleksibilitas likuiditas. Pinjaman jangka menengah seperti ini umumnya digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja, pengelolaan kas, maupun optimalisasi struktur pendanaan perusahaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, MEDC juga aktif melakukan pengelolaan struktur utang melalui berbagai langkah korporasi. Salah satunya adalah melalui aksi tender offer atau pembelian kembali surat utang yang akan jatuh tempo pada 2026 dan 2027. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memperpanjang profil jatuh tempo utang sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Upaya tersebut turut tercermin pada peringkat kredit MEDC yang relatif stabil di pasar internasional. Perusahaan saat ini memiliki peringkat kredit B1 dengan outlook positif dari Moody’s, serta peringkat BB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings.

Peningkatan peringkat kredit MEDC sebelumnya juga didorong oleh perbaikan kinerja keuangan perusahaan serta strategi manajemen utang yang lebih proaktif dalam beberapa tahun terakhir. 

Peringkat pada level tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang cukup kuat dalam memenuhi kewajiban finansialnya, meskipun masih berada pada kategori non-investment grade di pasar obligasi global.

Bagi perusahaan energi yang memiliki intensitas modal tinggi seperti MEDC, akses terhadap fasilitas pembiayaan dari lembaga perbankan internasional menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga fleksibilitas pendanaan. 

Hubungan pembiayaan dengan bank global seperti HSBC juga mencerminkan tingkat kepercayaan kreditur terhadap profil bisnis dan struktur keuangan perusahaan.

Dengan demikian, fasilitas kredit USD100 juta dari HSBC ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan likuiditas MEDC dalam mendukung aktivitas korporasi serta penguatan struktur pendanaan jangka menengah.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.