Fri,22 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Penyintas di huntara Agam Sumbar olah bantuan sembako jadi kue Lebaran

Penyintas di huntara Agam Sumbar olah bantuan sembako jadi kue Lebaran

penyintas-di-huntara-agam-sumbar-olah-bantuan-sembako-jadi-kue-lebaran
Penyintas di huntara Agam Sumbar olah bantuan sembako jadi kue Lebaran
service

Ini tepungnya juga dikasih, semuanya dikasih. Yang kita beli cuma itu lagi bawang. Tepungnya ada, gulanya ada, minyaknya ada, telur ada. Tinggal kita beli bawang aja lagi

Palembayan, Agam (ANTARA) – Penyintas bencana hidrometeorologi yang tinggal di hunian sementara (huntara) Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memanfaatkan bantuan sembako untuk membuat kue khas Lebaran.

Di tengah keterbatasan, aktivitas membuat kue di huntara pada Rabu, terlihat dilakukan secara sederhana di dapur sederhana huntara dengan peralatan seadanya. Salah seorang penyintas, Yeni (44), mengatakan sebagian besar bahan yang digunakan berasal dari bantuan, sementara kebutuhan tambahan hanya dibeli secukupnya.

“Ini tepungnya juga dikasih, semuanya dikasih. Yang kita beli cuma itu lagi bawang. Tepungnya ada, gulanya ada, minyaknya ada, telur ada. Tinggal kita beli bawang aja lagi,” kata Yeni yang sedang membuat kue tradisional khas Lebaran bernama Kue Bawang.

Ia mengaku ide tersebut muncul dari keinginannya untuk tetap menghadirkan suasana Lebaran, terutama kepada dua orang anaknya, meski masih berupaya keluar dari trauma akibat bencana yang menimpanya pada November 2025 lalu.

Baca juga: Penyintas bencana huntara Kayu Pasak terima santunan Lebaran

“Yang penting kuenya jadi, enak, sudah gitu. Anak-anak juga suka Kue Bawang ini. Tetap semangat menyambut Lebaran ini,” ucapnya.

Ia pun sengaja memilih Kue Bawang yang metode pembuatannya bisa dibuat menjadi lebih sederhana dan tidak memerlukan peralatan seperti oven.

“Kita bikin saja secara manualnya. Kayak (zaman) dulu lagi, digunting-gunting saja. Tempat kita juga tidak ada yang besar, yang kecil-kecil saja ini, mejanya juga tidak ada. Ya begini lah, ini saja alat-alatnya,” jelas Yeni.

Baca juga: Mendagri targetkan tidak ada pengungsi tenda pada Lebaran di Aceh

Pembuatan kue Lebaran secara sederhana juga dilakukan oleh Jesmaneli. Kendati tidak memanfaatkan isi dari bantuan sembako, ia memilih membuat Kacang Tojin yang proses pembuatannya sangat sederhana. Hanya perlu merebus kacang dengan bumbu-bumbu giling halus, lalu kacang siap digoreng.

“Cuma buat Kacang Tojin saja. Selebihnya nanti apa yang dimau anak, beli saja sedikit. Karena kalau bikin-bikin yang ribet-ribet, alat-alatnya susah, tidak ada alatnya, mixer tidak ada,” katanya.

Selain membuat kue khas Lebaran, Jesmaneli mengatakan dia tidak membeli baju Lebaran karena baru saja mendapat paket bantuan pakaian dan perlengkapan ibadah, sementara kebutuhan anak-anaknya juga dinilai sudah mencukupi dari bantuan sebelumnya.

Baca juga: Baznas Agam salurkan sembako dan uang tunai ke penyintas di huntara

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.