Sat,2 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Cerita Prabowo geluti silat sejak muda, ungkap masih ada bekas luka

Cerita Prabowo geluti silat sejak muda, ungkap masih ada bekas luka

cerita-prabowo-geluti-silat-sejak-muda,-ungkap-masih-ada-bekas-luka
Cerita Prabowo geluti silat sejak muda, ungkap masih ada bekas luka
service

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menceritakan keterlibatannya dalam dunia pencak silat sejak usia muda, termasuk pengalaman berlatih bela diri yang meninggalkan bekas luka di tubuhnya.

“Kemudian matah-matah, itu dulu bisa juga aku matah-matah, dulu. Masih ada bekas-bekas luka sedikit,” kata Prabowo dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu.

Dalam sambutannya, Prabowo mengisahkan latar belakang keluarganya yang dekat dengan pencak silat. Sang kakek merupakan sebagai salah satu penggemar sekaligus pendiri perguruan silat Setia Hati di Madiun, Jawa Timur, sebelum masa kemerdekaan RI.

Selain itu, orang tuanya juga memiliki peran sebagai pembina di Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dalam waktu yang cukup lama.

Ketertarikan terhadap bela diri kemudian berlanjut saat Prabowo menempuh pendidikan di akademi militer.

Baca juga: Buka Munas PB IPSI, Prabowo: Pencak silat cermin kepribadian bangsa

Presiden menjelaskan bahwa para taruna diwajibkan mempelajari berbagai jenis bela diri, seperti judo, tinju, anggar, hingga pencak silat.

Pengalaman tersebut berlanjut ketika ia menjalani dinas pertamanya di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Pada masa itu, prajurit diwajibkan mempelajari pencak silat, termasuk aliran Merpati Putih yang dibina oleh Mayor Jenderal TNI Mung Parhadimulyo.

“Jadi kita semua harus belajar Merpati Putih,” katanya.

Lebih lanjut, Prabowo memandang pencak silat sebagai bagian dari panggilan sebagai anak bangsa, sekaligus warisan budaya yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dibina karena menjadi bagian dari ilmu bela diri dan kebudayaan Indonesia.

“Kenapa pencak silat harus kita jaga, pencak silat harus kita lestarikan, pencak silat harus kita bina, karena pencak silat adalah bagian dari budaya kita, dan pencak silat itu adalah bagian dari belum masuk ilmu kesatria, ilmu bela diri,” ujarnya.

Baca juga: Presiden dukung pencak silat dapat dipertandingkan di Olimpiade

Prabowo menegaskan pencak silat adalah bagian dari budaya bangsa sekaligus ilmu bela diri yang mengandung nilai kesatria dan pembentukan karakter.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga dan menghormati budaya sendiri sebagai ciri bangsa yang besar, termasuk menghormati leluhur dan nilai-nilai yang diwariskan melalui pencak silat.

Selain sebagai olahraga dan seni bela diri, Prabowo menyebut pencak silat mengandung nilai sopan santun, kerendahan hati, serta keberanian untuk membela kebenaran, keadilan, dan pihak yang lemah.

Prabowo pun mengapresiasi peran IPSI dan seluruh perguruan dalam menjaga serta mengembangkan pencak silat sebagai kebanggaan budaya nasional.

“Jadi IPSI salah satu tonggak yang sangat penting. Saya terima kasih, saya bangga. Sekian tahun saudara tetap mendukung saya. Bersama-sama telah kita pertahankan kebanggaan budaya kita,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menyampaikan bahwa dirinya tidak akan kembali menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI.

Namun, Prabowo menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan baru yang akan melanjutkan program organisasi, termasuk upaya membawa pencak silat ke ajang Olimpiade.

Baca juga: Prabowo putuskan tak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI

Baca juga: Sugiono: Ketua baru IPSI harus jaga silat untuk bentuk karakter bangsa

Baca juga: Presiden Prabowo sibuk, Sugiono muncul sebagai alternatif Ketum IPSI

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.