Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Pabrik Apple di Batam Resmi Produksi AirTag dan AirPods, Diekspor hingga AS

Pabrik Apple di Batam Resmi Produksi AirTag dan AirPods, Diekspor hingga AS

pabrik-apple-di-batam-resmi-produksi-airtag-dan-airpods,-diekspor-hingga-as
Pabrik Apple di Batam Resmi Produksi AirTag dan AirPods, Diekspor hingga AS
service


Foto: Apple

Teknologi.id – Produksi perangkat pelacak pintar AirTag di Batam, Kepulauan Riau, serta komponen AirPods Max di Bandung, Jawa Barat, dipastikan telah berjalan. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyebut, bahkan sebagian produk tersebut sudah mulai dikirim ke pasar Amerika Serikat.

Produksi Sudah Berjalan dan Mulai Ekspor

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, usai meresmikan Apple Developer Institute di Jakarta pada Selasa (21/4/2026). Ia menegaskan bahwa aktivitas produksi di kedua fasilitas tersebut sudah aktif, bukan lagi sekadar rencana.

“Produksi AirTag dan AirPods Max di Bandung sudah berjalan. Saya sempat diundang untuk melihat langsung, namun belum memiliki waktu. Yang jelas, kegiatannya sudah dimulai dan bahkan sudah mulai ekspor ke Amerika,” ujar Agus.

Menurutnya, seluruh tahapan pengembangan fasilitas yang direncanakan sebelumnya juga telah rampung. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Apple Inc. serius dalam merealisasikan investasinya di Indonesia.

“Semuanya sudah selesai dan berjalan,” tambahnya.

Baca juga: AirTag 2 Masuk Indonesia, Speaker Lebih Kencang dan Tracking Lebih Presisi

Investasi Rp16 Triliun dan Dampaknya


Foto: CNET

Investasi ini merupakan bagian dari komitmen Apple senilai 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp16 triliun, yang mencakup pembangunan pabrik AirTag di Batam dan fasilitas produksi komponen AirPods Max di Bandung. Pabrik AirTag sendiri dibangun di kawasan Tunas Industrial Prima dan sebelumnya ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2025.

Pemerintah menilai kehadiran fasilitas produksi ini tidak hanya memperkuat ekosistem industri teknologi dalam negeri, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekspor produk bernilai tambah tinggi. Terlebih, dengan mulai dikirimnya produk ke Amerika Serikat, Indonesia dinilai telah memenuhi standar produksi global yang ditetapkan perusahaan teknologi tersebut.

Baca juga: Rumor iPhone Ultra Menguat, Apple Dikabarkan Siap Geser Lini Pro ke Level Baru

Peran dalam Rantai Pasok Global

Ke depan, pabrik AirTag di Batam juga diproyeksikan akan berperan penting dalam rantai pasok global, termasuk untuk memenuhi sebagian kebutuhan perangkat tersebut di pasar internasional.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(WN/ZA)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.