Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Niat Kenalan Via Media Sosial, Warga Surabaya Tertipu di Jakarta

Niat Kenalan Via Media Sosial, Warga Surabaya Tertipu di Jakarta

niat-kenalan-via-media-sosial,-warga-surabaya-tertipu-di-jakarta
Niat Kenalan Via Media Sosial, Warga Surabaya Tertipu di Jakarta
service

Surabaya (beritajatim.com) – Niat menambah jejaring di Jakarta, seorang remaja Surabaya Ali Azhar Damarrosyidi (20) malah menjadi korban penipuan di Jakarta, Rabu  (6/5/2026) kemarin.

Ali Azhar mengatakan awalnya ia berkenalan dengan seseorang melalui platform media sosial. Dalam percakapan di dunia maya itu, Ali dan terduga pelaku penipuan berjanjian bertemu di sekitar kawasan Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya kira dia menemui secara langsung. Pas saya sampe dia (terduga pelaku) menelpon dan menyampaikan bahwa yang akan menjemputnya adalah asisten rumah tangga (ART) dia,” kata Ali, Selasa (12/5/2026).

Ali lantas menaiki sepeda motor bersama ART yang mengaku suruhan terlapor tersebut. Tidak berselang lama, terlapor kembali menghubungi korban melalui sambungan telepon dan meminta untuk berbicara langsung dengan ARTnya.

“Saya serahkan ponsel ke ARTnya itu. Lalu dianseperti ngomong-ngomong dan ARTnya meminta saya menunggu di Bank BRI KCP Cut Mulia. Sementara ARTnya seperti menjauh,” terang Ali.

Setelah ditunggu hampir satu jam, barulah Ali menyadari jika ia ditipu. Ia sempat bingung karena ponsel satu-satunya itu dibawa oleh ART yang menjemput. Ia lantas pergi ke kantor Polsek Metro Menteng.

“Saya buat laporan dan meminta bantuan di Polsek Metro Menteng. Laporannya disana,” jelasnya.

Laporan Ali teregistrasi tersebut, laporan resmi telah diterima dengan nomor LP/B/36/V/2026/SPKT/Polsek Metro Menteng. Akibat kejadian ini, Ali merugi hingga Rp 17 juta.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dalam menjalin pertemanan melalui media sosial, khususnya ketika berencana bertemu secara langsung dengan orang yang belum dikenal secara nyata. (ang/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.