Sat,23 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Seskab: Presiden yakini potensi RI jadi produsen udang unggulan dunia

Seskab: Presiden yakini potensi RI jadi produsen udang unggulan dunia

seskab:-presiden-yakini-potensi-ri-jadi-produsen-udang-unggulan-dunia
Seskab: Presiden yakini potensi RI jadi produsen udang unggulan dunia
service

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi produsen udang unggulan dunia dengan potensi yang tersebar di sejumlah wilayah, menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Dalam unggahan media sosial resmi yang dikutip di Jakarta, Seskab Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto melakukan panen raya undang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu.

“Di lokasi tambak dengan luas lahan mencapai 100 hektare, Presiden Prabowo meninjau langsung proses panen udang vannamei hingga kegiatan sortir hasil panen sebelum dipasarkan,” kata Teddy.

Bahkan, katanya, Kepala Negara menyebut saat ini, dengan potensi yang ada, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi produsen udang nomor satu di dunia.

Secara khusus dia menyoroti bahwa BUBK Kebumen memiliki dampak ekonomi signifikan mengingatkan karena kawasan itu memiliki jumlah kolam sebanyak 206 petak dengan nilai produksi kawasan ini mencapai sekitar Rp67,2 miliar per siklus atau berpotensi menembus Rp134,4 miliar per tahun.

Tidak hanya itu, kehadiran kawasan budi daya modern itu juga mampu menyerap ratusan tenaga kerja.

Lebih lanjut, katanya, Presiden dalam kesempatan itu juga menekankan bahwa pemerintah sedang melaksanakan proyek serupa dengan skala lebih besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Langkah ekspansi proyek tambak itu dilakukan sebagai upaya strategis untuk menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, serta meningkatkan devisa negara melalui ekspor pangan.

Baca juga: Sempat ada Cs-137, KKP sebut ekspor udang RI ke AS tembus Rp11 triliun

Baca juga: DPR RI nilai budidaya udang vaname dorong investasi di Kepri

Baca juga: KKP pastikan ekspor ikan RI tembus pasar global lewat sertifikat mutu

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.