Wed,27 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Melati: Tiga turnamen Asia Tenggara jadi pelajaran bagi Bobby

Melati: Tiga turnamen Asia Tenggara jadi pelajaran bagi Bobby

melati:-tiga-turnamen-asia-tenggara-jadi-pelajaran-bagi-bobby
Melati: Tiga turnamen Asia Tenggara jadi pelajaran bagi Bobby
service

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis Indonesia Melati Daeva Oktavianti mengatakan rangkaian tiga turnamen di Asia Tenggara menjadi pelajaran penting bagi pasangannya di ganda campuran, Bobby Setiabudi. dalam proses adaptasi di level atas.

Melati menyampaikan hal itu setelah Bobby/Melati terhenti pada babak 32 besar BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2026 setelah kalah dari pasangan China Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin dengan skor 21-19, 16-21, 15-21 di Stadion Singapore Indoor, Singapura, Rabu.

“Dari tiga turnamen di Asia Tenggara ini kami mendapat banyak pelajaran, tidak mudah main di level atas. Dahulu saya juga merasakan bagaimana perjuangan dari bawah lalu tembus ke atas dan bertahan di sana, ini penting juga buat Bobby yang (statusnya masih) baru,” kata Melati setelah laga, dikutip dari keterangan resmi PBSI yang diterima di Jakarta.

Baca juga: Rehan/Gloria comeback di Singapore Open 2026

Baca juga: Raymond/Joaquin absen dari Singapore Open 2026 akibat cedera lutut

Melati mengungkapkan pengalaman bertanding menghadapi pasangan-pasangan papan atas menjadi bagian penting dalam pembentukan Bobby sebagai pemain ganda campuran. Sebelum di Singapura, mereka juga tampil di dua turnamen Super 500 Thailand Open dan Malaysia Masters.

Menurut dia, untuk mampu bersaing di level elite, seorang pemain tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga konsistensi, ketahanan mental, dan kemampuan menjaga fokus pada fase krusial pertandingan

Pada laga melawan Gao/Wei, Bobby/Melati sebenarnya sempat membuka peluang setelah merebut gim pertama. Namun, momentum mulai berubah pada gim kedua ketika mereka kehilangan dua poin mudah saat kedudukan 14-14.

“Kami sudah mencoba semaksimal mungkin, mencoba dengan segala cara. Ada peluang untuk menang tapi sayang di gim kedua saat skor 14-14, kami langsung buang dua poin mudah dari servis. Dari situ permainan langsung berubah semua dan mereka ambil kontrol permainan. Andai kami bisa konsisten mungkin ceritanya bisa berbeda. Titik baliknya di situ menurut saya,” ujar Melati.

Sementara itu, Bobby mengatakan kesempatan tampil di sejumlah turnamen level atas memberi banyak pengalaman baru baginya di sektor ganda campuran. Ia mengaku mulai mampu mengimbangi permainan lawan, meski masih banyak aspek yang perlu diperbaiki.

“Dari permainan kami merasa sudah bisa mengimbangi terutama saya juga sudah ada improve tapi tetap masih banyak yang harus dibenahi, ditingkatkan,” kata Bobby.

Bobby juga tidak menampik masih perlu beradaptasi dengan tekanan dan karakter permainan di level turnamen yang lebih tinggi. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas permainan ke depan.

“Senang bisa dapat kesempatan main di level atas ini di ganda campuran. Ada tegangnya dan cukup kaget dengan bola-bola sini tapi saya akan belajar dan meningkatkan kemampuan,” kata Bobby.

Dengan tersingkirnya Bobby/Melati, Indonesia tanpa wakil di babak kedua Singapore Open setelah sebelumnya Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja lebih dulu tersingkir setelah kalah dari wakil Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue dengan skor 18-21, 19-21.

Baca juga: Jojo fokus ke Singapura dan Indonesia Open usai tersingkir di Malaysia

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.