Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Soimah Alami Keguguran Calon Anak Ketiga sebelum Pernikahan Si Sulung

Soimah Alami Keguguran Calon Anak Ketiga sebelum Pernikahan Si Sulung

soimah-alami-keguguran-calon-anak-ketiga-sebelum-pernikahan-si-sulung
Soimah Alami Keguguran Calon Anak Ketiga sebelum Pernikahan Si Sulung
service

Jakarta

Penyanyi dan presenter Soimah baru-baru ini mengungkap kabar duka yang dialaminya, Bunda. Pada awal tahun ini, Soimah mengalami keguguran calon anak ketiga.

Kabar itu diungkap Soimah belum lama ini ke publik. Sebelum keguguran, Soimah ternyata tidak mengetahui dirinya sedang hamil.

“Iya keguguran,” kata Soimah saat dihubungi via telpon oleh Irfan Hakim di acara For Your Pagi (FYP) di Trans 7.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Soimah justru bersyukur karena ia bisa mendapatkan kebahagiaan penggantinya. Bunda dua anak ini baru saja mendapatkan menantu perempuan yang sudah dianggapnya sebagai anak.

Ya, pada 9 Mei 2026, Soimah menikahkan anak pertamanya Aksa Uyun dengan perempuan pujaannya Yosika Ayumi. Belakangan, Soimah kerap memamerkan keakrabannya dengan sang menantu ke publik.

Alhamdulillah sudah dikasih rezeki sama Allah. Tiba-tiba dikasih anak cewek langsung gede,” ujarnya.

Soimah tidak menjelaskan secara detail tentang keguguran yang dialaminya belum lama ini. Perempuan bernama lengkap Soimah Pancawati ini juga tak mengungkap soal kehamilan ketiganya.

Hamil di atas usia 40 tahun

Menjalani kehamilan di atas usia 40 tahun memang tak mudah bagi kebanyakan perempuan, Bunda. Pasalnya, terdapat beberapa risiko terkait dengan kehamilan di usia lanjut.

Dokter kandungan Kecia Gaither, MD, MPH, mengatakan bahwa komplikasi dapat menjadi salah satu risiko kehamilan di atas usia 40 tahun. Menurutnya, perempuan yang lebih tua cenderung memiliki lebih banyak masalah kesehatan dibandingkan mereka yang lebih muda. Salah satunya adalah risiko mengalami hipertensi gestasional hingga preeklamsia.

“Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko preeklampsia, yaitu kondisi ketika tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan organ muncul secara tiba-tiba selama kehamilan. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan masalah serius atau fatal bagi ibu dan bayinya,” kata Gaither, dikutip dari Web MD.

Selain pada ibu hamil, risiko juga bisa memengaruhi kondisi janin. Risiko ini termasuk berat badan bayi saat lahir yang besar, masalah pada plasenta, diabetes gestasional, kelahiran prematur, hingga persalinan caesar.

Risiko keguguran pada usia di atas 40 tahun

Risiko lain dari kehamilan di atas usia 40 tahun adalah keguguran. Menurut ulasan di jurnal BMJ tahun 2019, risiko keguguran paling rendah terjadi pada perempuan berusia 25 hingga 29 tahun, yakni 10 persen, dan meningkat pesat setelah usia 30 tahun. Pada perempuan berusia 45 tahun ke atas, risikonya mencapai 53 persen.

Sementara dikutip dari laman John Hopkins Medicine, keguguran terjadi pada 10 hingga 30 persen dari semua kehamilan. Keguguran biasanya disebabkan oleh kelainan genetik atau kromosom yang terjadi di awal kehamilan. Kelainan kromosom janin ini lebih umum terjadi pada ibu dengan usia lanjut.

Tak cuma pada perempuan. Faktor usia pada suami juga bisa memengaruhi terjadinya keguguran, Bunda.

Sementara dalam tinjauan di studi Human Reproduction Update tahun 2020, usia ayah yang lebih tua juga merupakan faktor risiko keguguran. Hal ini mungkin disebabkan oleh menurunnya integritas DNA sperma seiring bertambahnya usia.

Namun, penting untuk dicatat bahwa studi-studi ini adalah angka rata-rata dan tidak memperhitungkan faktor lain. Beberapa perempuan tetap dapat memiliki kehamilan yang sehat di usia 40-an, dan beberapa lainnya di usia 50-an.

Persiapan hamil di atas 40 tahun

Persiapan yang matang bisa menjadi kunci untuk mendapatkan kehamilan yang sehat di atas usia 40 tahun, Bunda. Berikut beberapa persiapan hamil bagi Bunda di atas usia 40 tahun, seperti melansir dari beberapa sumber:

  1. Tes prenatal dapat dilakukan sebelum dan selama kehamilan. Tes ini dapat menilai risiko cacat lahir atau kelainan genetik tertentu.
  2. Rutin kontrol ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan secara keseluruhan. Bila perlu, suami istri dapat melakukan pemeriksaan ke dokter dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta dokter andrologi khusus untuk pria.
  3. Menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bernutrisi, olahraga rutin, berhenti merokok dan minum alkohol, tidur cukup, serta mengelola stres dengan baik.

Demikian berita terbaru dari Soimah yang baru saja mengumumkan kabar keguguran calon anak ketiganya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.