Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat

Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat

lapas-tulungagung-renovasi-rumah-warga-tak-layak-huni,-libatkan-7-warga-binaan-bersertifikat
Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat
service

Ringkasan Berita:

  • Lapas Kelas IIB Tulungagung merenovasi rumah tidak layak huni milik warga di Desa Kedungwaru.
  • Renovasi melibatkan tujuh warga binaan yang telah memiliki sertifikasi keterampilan pertukangan.
  • Program dibiayai dari dana sosial pegawai dan koperasi internal Lapas dengan anggaran sekitar Rp10 juta.
  • Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi hasil pembinaan warga binaan.

Tulungagung (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung melaksanakan aksi sosial berupa renovasi rumah tidak layak huni milik warga di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Menariknya, proses renovasi tersebut melibatkan tujuh warga binaan yang telah memiliki sertifikasi keterampilan pertukangan sebagai bagian dari program pembinaan sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

Program sosial yang didanai melalui dana sosial pegawai Lapas dan koperasi internal itu menghabiskan anggaran sekitar Rp10 juta. Dana tersebut digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan material bangunan guna memperbaiki kondisi rumah milik Sri Muzayanah yang selama ini membutuhkan perbaikan agar lebih layak huni.

Sri Muzayanah mengaku bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diterimanya. Perempuan berusia 46 tahun itu mengatakan kondisi rumahnya kini jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya setelah dilakukan renovasi oleh tim dari Lapas Tulungagung.

“Dulu lantai rumah hanya disemen saja. Sekarang sudah direnovasi menggunakan keramik,” ujarnya, Selasa (22/6/2026).

Ia menuturkan, perubahan tersebut memberikan dampak besar bagi keluarganya. Rumah yang sebelumnya sederhana dan kurang layak kini menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman, aman, dan mendukung aktivitas keluarga sehari-hari.

“Sangat senang, sekarang rumah lebih bagus dan ideal untuk ditinggali anak-anak,” katanya.

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Muhammad Kurnia, menjelaskan bahwa program renovasi rumah tersebut merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari dana sukarela para pegawai Lapas. Kegiatan ini menjadi program perdana yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Anggaran berasal dari dana sosial pegawai Lapas. Totalnya sekitar Rp10 juta untuk membeli berbagai macam material rumah,” jelas Kurnia.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu, tetapi juga menjadi wadah penerapan keterampilan yang telah diberikan kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Dalam pelaksanaannya, tujuh warga binaan yang telah mengantongi sertifikasi pertukangan dilibatkan secara langsung untuk mengerjakan renovasi rumah tersebut.

“Proses renovasi melibatkan tujuh warga binaan yang sudah memiliki sertifikasi pertukangan,” ungkapnya.

Kurnia menambahkan, selama mengikuti kegiatan di luar lapas, seluruh warga binaan tetap berada dalam pengawasan ketat petugas guna memastikan keamanan serta kelancaran pelaksanaan program. Renovasi rumah tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima hari kerja.

Beberapa bagian rumah yang diperbaiki meliputi lantai, dinding, hingga penambahan ruang ibadah agar rumah menjadi lebih layak dan mendukung kebutuhan keluarga penghuni.

“Ada beberapa bagian rumah yang direnovasi, mulai dari lantai, dinding hingga menambah ruang ibadah,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Tulungagung berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa warga binaan mampu memberikan manfaat positif melalui keterampilan yang mereka miliki setelah mendapatkan pembinaan.

Ke depan, program renovasi rumah tidak layak huni tersebut direncanakan menjadi agenda sosial tahunan yang dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu di Kabupaten Tulungagung.

“Rencana kami program renovasi rumah akan dilakukan secara berkala setiap tahunnya,” pungkas Kurnia. [nm/beq]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.