Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Heboh Gudang di Gresik Digerebek, Simpan Ganja Berton-ton dari Thailand

Heboh Gudang di Gresik Digerebek, Simpan Ganja Berton-ton dari Thailand

heboh-gudang-di-gresik-digerebek,-simpan-ganja-berton-ton-dari-thailand
Heboh Gudang di Gresik Digerebek, Simpan Ganja Berton-ton dari Thailand
service

Gresik (beritajatim.com)– Kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Jalan Raya Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, mendadak menjadi pusat perhatian setelah tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Bea Cukai RI menggelar operasi besar kemarin (1/7) malam.

Sekitar 20 personel gabungan yang dipimpin Penyidik Madya BNN RI, Kombes Agus Suryono, diterjunkan dalam operasi yang berlangsung hingga malam hari.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga unit truk Fuso yang diduga mengangkut bunga dan daun ganja (Cannabis sativa) yang disebut berasal dari Thailand.

Berdasarkan informasi awal, total barang yang diamankan diperkirakan mencapai sekitar 2 hingga 3 ton. Jumlah pasti masih menunggu hasil pendataan dan penimbangan resmi dari penyidik.

Selain tiga truk tersebut, petugas juga mengamankan satu unit mobil Grand Max yang diketahui membawa mi instan kedaluwarsa serta bangkai ikan.

Setelah seluruh kendaraan diamankan, tim gabungan langsung melakukan pendataan, pemeriksaan, serta menginterogasi sejumlah pihak yang berkaitan dengan pengiriman maupun penyimpanan barang tersebut.

Terkait dengan ungkap kasus besar ini,
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani dan Kepala BNN Kabupaten Gresik AKBP Suharsi turut hadir di lokasi untuk berkoordinasi dengan tim penyidik BNN RI.

Proses pembongkaran salah satu truk yang diduga bermuatan ganja dimulai. Akses menuju lokasi pembongkaran dibatasi dan hanya personel tertentu dari BNN RI serta Bea Cukai yang diperbolehkan masuk. Dokumentasi kegiatan juga dibatasi hanya dilakukan oleh petugas resmi BNN RI.

Pemeriksaan dan pembongkaran barang bukti masih terus berlangsung dengan pengamanan ketat. Situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan barang tersebut diduga dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sebelum akhirnya disimpan di salah satu gudang di kawasan Prambanan Bizland. Gudang tersebut disebut-sebut disewa oleh seorang warga negara asing asal Vietnam sejak 2024. Informasi ini masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto dijadwalkan memberikan keterangan resmi terkait hasil pengungkapan besar hari ini Kamis (2/7/2026). Rilis tersebut direncanakan dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI beserta jajaran.

“Nanti yang menyampaikan ungkap kasus ini dari BNN pusat,” ujar AKBP Ramadhan Nasution. (dny/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.