Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Gandeng Institusi Global, Unisma-LPTNU Jatim Bangun Ekosistem Startup Kampus

Gandeng Institusi Global, Unisma-LPTNU Jatim Bangun Ekosistem Startup Kampus

gandeng-institusi-global,-unisma-lptnu-jatim-bangun-ekosistem-startup-kampus
Gandeng Institusi Global, Unisma-LPTNU Jatim Bangun Ekosistem Startup Kampus
service

Malang, NU Online Jatim

Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Upaya itu diwujudkan melalui penyelenggaraan International CEO Talks, MoU Signing & Startup Innovation Forum 2026 di Hall KH Abdurrahman Wahid, Gedung Ali bin Abi Thalib Lantai 7 Unisma, Jumat (10/07/2026).

Rektor Unisma sekaligus Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur Prof H Junaidi mengatakan bahwa forum internasional tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sejumlah pimpinan PTNU ke berbagai perguruan tinggi dan perusahaan di Eropa beberapa waktu lalu.

“Kami memfasilitasi kerja sama antara PTNU dengan sejumlah perusahaan dari Belanda. Harapannya, kolaborasi ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan startup di lingkungan PTNU,” katanya.

Menurut Prof Junaidi, salah satu hasil konkret dari kunjungan tersebut adalah meningkatnya minat perusahaan Eropa terhadap produk inovasi hasil riset sivitas akademika Unisma, yakni beras singkong.

“Kami membawa sampel beras singkong ke Eropa dan memperkenalkannya kepada pimpinan ILG, salah satu perusahaan ekspor-impor produk halal terbesar di Eropa. Bahkan sebelum kami kembali ke Indonesia, mereka sudah menghubungi kami dan menanyakan kemungkinan pengiriman hingga 100 ton beras singkong setiap bulan,” ungkapnya.

Permintaan tersebut menunjukkan bahwa produk inovasi perguruan tinggi memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional. Saat ini, Unisma juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Nigeria dalam pengembangan dan produksi beras singkong.

Prof Junaidi menambahkan, ILG juga siap membuka akses pasar bagi berbagai produk inovasi dan startup yang dikembangkan mahasiswa, dosen, maupun perguruan tinggi di bawah naungan LPTNU Jawa Timur.

“Jika ada produk unggulan yang dihasilkan perguruan tinggi, peluang untuk dipasarkan ke Eropa sangat terbuka. Kami akan membantu mengatur proses dan mekanisme agar produk-produk tersebut dapat masuk ke pasar internasional,” jelasnya.

Selain penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kegiatan ini juga menghadirkan Startup Innovation Forum yang menjadi wadah bagi mahasiswa Unisma dan siswa binaan tingkat SD hingga SMP untuk mempresentasikan ide dan produk inovatif mereka. Presentasi itu disaksikan secara daring oleh sejumlah perusahaan Eropa yang berpotensi memberikan dukungan dalam bentuk investasi maupun pendanaan.

“Anak-anak dan mahasiswa binaan kami akan mempresentasikan startup mereka. Setelah itu, perusahaan-perusahaan dari Eropa berpeluang menawarkan investasi atau dukungan pendanaan untuk pengembangan usaha mereka,” tuturnya.

Agenda International CEO Talks mengusung tema ‘Creating University Start-Ups to Strengthen Entrepreneurship of NU Higher Education Institutions for Better Contribution to SDGs Programs’. Sesi utama dipandu oleh Imam K dan menghadirkan sejumlah pembicara internasional yang membahas transformasi perguruan tinggi berbasis inovasi dan teknologi.

Prof Hendro Wicaksono, Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) dari Constructor University Bremen, Jerman, memaparkan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam riset global. Materi ini bertajuk ‘AI, Global Research Collaboration & Entrepreneurial University Transformation: Connecting Indonesian Scientists Worldwide for Innovation and Research Commercialization’.

Sementara itu, President Director SBDI Center Foundation, Jeroen Rijnenberg, mengulas strategi membangun ekosistem bisnis berkelanjutan melalui materi ‘Building Sustainable Business Ecosystem for SDGs Impact’.

Pembicara lainnya, CEO Tauros Media Nederland BV, Guido Lassally, mengangkat tema ‘AI Agents for Entrepreneurial Startup Creation and Higher Education Transformation’. Adapun pendiri sekaligus CEO Wise Use International BV Belanda, Dorotheus Wisman, membagikan pandangannya mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya secara bijaksana dalam industri modern.

Rektor Unisma, Prof Junaidi, turut melengkapi diskusi dengan materi bertajuk ‘Entrepreneurial World Class University Milestone: Integrating Innovation, Global Collaboration, and SDGs Impact’.

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.