Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Kompres Es di Ketiak Hanya Bantu Redakan Cemas Sementara, Bukan Terapi Utama

Kompres Es di Ketiak Hanya Bantu Redakan Cemas Sementara, Bukan Terapi Utama

kompres-es-di-ketiak-hanya-bantu-redakan-cemas-sementara,-bukan-terapi-utama
Kompres Es di Ketiak Hanya Bantu Redakan Cemas Sementara, Bukan Terapi Utama
service

Belakangan ini media sosial ramai membahas metode mendinginkan ketiak dengan es sebagai cara untuk meredakan rasa cemas dan overthinking.

Menanggapi tren ini, psikiater sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Riati Sri Hartini, menjelaskan sensasi dingin memang dapat memberikan efek menenangkan. Tapi tidak dapat dijadikan terapi utama untuk mengatasi gangguan kecemasan.

Menurutnya, kompres dingin dapat membantu menurunkan respons tubuh terhadap stres dengan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang berperan dalam proses relaksasi. Selain itu, sensasi dingin juga dapat mengalihkan perhatian dari pikiran yang berlebihan melalui teknik grounding.

“Efeknya hanya bersifat sementara, yaitu membantu menenangkan tubuh, bukan mengatasi penyebab kecemasan. Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup bahwa kompres es di ketiak merupakan terapi untuk mengatasi gangguan kecemasan atau overthinking,” jelasnya.

Riati mengingatkan, masyarakat perlu berhati-hati apabila menjadikan terapi dingin sebagai solusi utama. Menurutnya, kecemasan yang berlangsung terus-menerus hingga mengganggu kualitas tidur, pekerjaan, maupun aktivitas sehari-hari memerlukan evaluasi dan penanganan oleh tenaga kesehatan.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan es secara langsung dalam waktu yang terlalu lama dapat menimbulkan iritasi hingga cedera kulit (cold burn). Oleh karena itu, kompres dingin hanya dapat dimanfaatkan sebagai pertolongan awal untuk membantu menenangkan diri, bukan sebagai pengobatan utama.

“Efektivitas terapi dingin dalam mengatasi kecemasan masih terbatas. Sebaliknya, berbagai teknik yang telah didukung bukti ilmiah, seperti latihan pernapasan, mindfulness, relaksasi, dan grounding, terbukti mampu membantu menurunkan gejala kecemasan,” ucapnya.

Bahkan, ia melanjutkan, cognitive behavioral therapy (CBT) menjadi salah satu pendekatan psikoterapi yang paling efektif dalam menangani gangguan kecemasan.

Untuk menjaga kesehatan mental sehari-hari, Riati menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, tidur yang cukup, mengurangi konsumsi kafein, serta membatasi paparan informasi yang dapat memicu kecemasan. Kebiasaan tersebut sebaiknya dipadukan dengan latihan pernapasan, mindfulness, atau teknik relaksasi agar pengelolaan stres menjadi lebih optimal.

“Apabila kecemasan menetap selama beberapa minggu, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai serangan panik, segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Penanganan yang tepat sejak dini akan memberikan hasil yang lebih baik, baik melalui CBT maupun dengan pemberian obat-obatan apabila diperlukan,” tuturnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.