Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menang mudah atas pasangan Malaysia Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien pada babak pertama Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Selasa.
Rehan/Gloria mengamankan kemenangan dua gim langsung 21-16, 21-3 dalam pertandingan yang berlangsung kurang dari satu jam.
“Kami tidak sempat tes arena pertandingan karena baru sampai pada Senin dini hari dan tadi memang di gim pertama masih meraba-raba kondisi lapangan,” kata Rehan dalam keterangan tertulis dari PBSI.
Meski masih beradaptasi dengan kondisi lapangan pada gim pembuka, Rehan/Gloria mampu menemukan permainan mereka dan tampil semakin dominan pada gim kedua. Perolehan angka pasangan Indonesia melaju jauh hingga menutup gim tersebut dengan keunggulan 18 angka.
Rehan mengatakan kemenangan tersebut menjadi modal positif setelah mereka menjalani persiapan dalam waktu yang relatif singkat untuk tampil di Kejuaraan Dunia.
“Main di Kejuaraan Dunia memang tidak bisa diduga, kalau rezekinya masuk pasti masuk. Kami menjadi bukti ketika sudah dibilang berat tapi last minute bisa main,” ujar Rehan.
Ia mengungkapkan sempat tidak berharap dapat tampil di Kejuaraan Dunia tahun ini. Namun, setelah memperoleh kepastian pada Jumat pagi, mereka langsung kembali memusatkan perhatian pada latihan dan persiapan pertandingan.
“Kami sebenarnya sudah tidak berharap tapi bukan berarti tidak mau main jadi kami balik fokus latihan intens dan ketika dapat kepastian hari Jumat pagi, kami langsung mempersiapkan semua. Agak terburu-buru memang tapi kami siap,” kata Rehan.
Baca juga: Jonatan Christie ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Gloria menambahkan bahwa mereka masih mencari ritme pertandingan pada gim pertama sebelum menemukan momentum untuk mengendalikan permainan.
“Di gim pertama main masih mencari hawa pertandingannya, cari ritmenya tapi kebetulan dapat titik balik ketika lawan tiba-tiba terpicu service fault karena delay lalu protes,” ujar Gloria.
Menurut Gloria, situasi tersebut membuat pasangan Malaysia kehilangan fokus, sementara ia dan Rehan mampu mempertahankan konsentrasi hingga mengamankan gim pertama.
“Selebihnya sejauh ini merasa cukup baik,” kata Gloria.
Kemenangan telak pada gim kedua sekaligus membawa Rehan/Gloria melewati ujian pertama mereka di Kejuaraan Dunia 2026. Gloria mengatakan mereka akan mengambil sisi positif dari kesempatan tampil di ajang tersebut setelah sebelumnya sempat tidak mendapat kepastian.
“Kalau saya lebih ambil positifnya dan serunya, seperti roller coaster ketika kami pertama dapat kabar bisa main tapi ternyata berat dan akhirnya di terakhir beneran bisa main,” kata Gloria.
Ia berharap dapat melanjutkan tren positif tersebut pada pertandingan berikutnya.
“Jadi kami akan ambil hikmah baiknya dan semoga semua berjalan lancar,” ujar Gloria.
Baca juga: Jonatan Christie sebut persaingan tunggal putra dunia kian merata
Baca juga: Thalita antusias tantang An Se Young di Kejuaraan Dunia 2026
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.