Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melaju ke babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 untuk menantang rekan senegara, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Isyana/Rinjani mengalahkan pasangan Skotlandia Julie Macpherson/Ciara Torrance 21-12, 21-18 di New Delhi, India, Senin.
“Di babak selanjutnya akan bertemu senior kami, Rachel/Febi, pastinya kami mau coba yang terbaik dan enggak mau kalah. Kami mau tes lagi kemampuan kami setelah kalah straight game di Indonesia Open lalu. Semoga kami bisa balas dan menang,” kata Rinjani dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.
Pertemuan melawan Rachel/Febi menjadi kesempatan bagi Isyana/Rinjani untuk membalas kekalahan dua gim langsung pada Indonesia Open.
Dalam laga melawan Macpherson/Torrance, Isyana sempat tegang karena untuk pertama kali tampil dalam Kejuaraan Dunia.
“Rasanya senang bisa debut di Kejuaraan Dunia tapi ada sedikit rasa tegang, gugup. Kami berusaha untuk menikmati permainan, menikmati suasana yang ada di sini buat tampil yang terbaik,” ujar Isyana.
Baca juga: Isyana/Rinjani akui ketangguhan unggulan pertama Thailand Open 2026
Isyana/Rinjani berusaha bermain cepat tanpa banyak mengangkat kok untuk menekan lawan dari area depan.
Strategi tersebut berjalan baik pada gim pertama ketika Isyana/Rinjani menang 21-12.
Rinjani mengatakan kondisi kalah angin pada gim pertama justru membuat mereka lebih nyaman menjalankan pola permainan.
“Di gim pertama enak startnya, sudah langsung in juga. Dengan kondisi kalah angin, kami malah lebih nyaman mainnya,” ujar Rinjani.
Pada gim kedua, Isyana/Rinjani sempat kesulitan beradaptasi dengan pergerakan kok sehingga kehilangan sejumlah poin.
“Kami coba menguatkan mental di poin-poin akhir itu untuk memaksa untuk mengambil kemenangan, coba lebih yakin lagi,” kata Rinjani.
Isyana/Rinjani kemudian menutup gim kedua 21-18.
Baca juga: Persiapan matang jadi kunci Alwi melangkah ke babak kedua
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.