Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal/Gloria Widjaja kehilangan kendali permainan setelah menang telak pada gim pertama yang membuat mereka tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu.
Rehan/Gloria kalah dari unggulan kesembilan asal Taiwan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dengan skor 21-9, 18-21, 19-21 pada babak 32 besar.
“Pada poin-poin akhir kami kurang tenang dan masih terlalu terburu-buru,” kata Rehan dalam keterangan resmi PBSI.
Setelah menguasai gim pertama dengan meyakinkan, Rehan/Gloria harus mengejar ketertinggalan pada gim kedua.
Baca juga: Bimo/Arlya evaluasi konsistensi setelah tersingkir di Kejuaraan Dunia
Baca juga: Jonatan atasi ketegangan untuk melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia 2026
Mereka sempat memangkas jarak dan membuka peluang memperpanjang tekanan terhadap lawan, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan pada poin akhir.
“Saya paling menyayangkan gim kedua. Setelah tertinggal cukup jauh, kami bisa mendekat dan sebenarnya masih memiliki kesempatan, tetapi penyelesaian pada poin terakhir kurang baik,” ujar Gloria.
Pasangan Taiwan kemudian tampil semakin nyaman pada gim penentuan, sementara Rehan/Gloria kesulitan mempertahankan kesabaran dalam membangun serangan.
Gloria mengakui mereka juga beberapa kali keliru mengarahkan permainan kepada Ye Hong Wei yang dinilainya memiliki kualitas menonjol.
“Pada gim ketiga mereka sudah menemukan ritme permainan, sedangkan kami terlalu terburu-buru ingin menghasilkan poin. Kami juga beberapa kali lupa untuk menghindari mengarahkan bola kepada Ye Hong Wei karena dia punya kualitas yang sangat baik,” kata Gloria.
Rehan menjadikan kekalahan tersebut sebagai pengingat bahwa peringkat maupun nama lawan tidak menentukan hasil apabila kesiapan di lapangan tidak terjaga.
“Siapa pun lawannya pada akhirnya sama. Pertandingan ditentukan oleh siapa yang lebih siap ketika berada di lapangan,” ujar dia.
Rehan tetap mengambil sisi positif karena keduanya dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
Baca juga: Amri/Nita bidik medali pada debut Kejuaraan Dunia
Baca juga: Bimo/Arlya selamat dari empat match point pada Kejuaraan Dunia
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.