Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum membidik revans atas pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Kamis (20/8).
“Target kami berikutnya adalah memenangi pertandingan melawan Yuki/Mayu,” kata Rachel dalam keterangan resmi PBSI setelah memenangi duel sesama wakil Indonesia melawan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine dua gim langsung 21-11, 21-10, Rabu.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan Rachel/Febi membalas kekalahan dari Fukushima/Matsumoto pada perempat final Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, China, April 2026.
Ketika itu, Rachel/Febi yang untuk pertama kalinya menghadapi pasangan Jepang tersebut kalah dua gim langsung 11-21, 16-21.
Baca juga: Fajar/Fikri jadikan ekspektasi juara sebagai tambahan kepercayaan diri
Baca juga: Tersingkir, Rehan/Gloria hilang kendali usai menangi gim pertama
Rachel mengatakan kemenangan atas Isyana/Rinjani turut ditopang kepercayaan diri karena mereka sudah pernah mengalahkan pasangan juniornya tersebut.
“Kami mempunyai modal kepercayaan diri karena sebelumnya sudah pernah menang dari Hira/Jani. Kami bisa bermain nyaman dengan pola menyerang dan membuat lawan cukup banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Rachel.
Febi mengatakan permainan agresif menjadi salah satu kunci mereka mengendalikan pertandingan. Rachel/Febi tidak hanya berusaha mengambil inisiatif serangan, tetapi juga mengubah situasi bertahan menjadi serangan balik.
“Kami bermain lebih agresif, lebih banyak menyerang, dan ketika bertahan berusaha segera berbalik menyerang,” tutur Febi.
Menurut Febi, pola permainan tersebut sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang mereka terapkan saat menghadapi Isyana/Rinjani pada Indonesia Open 2026. Namun kondisi angin di New Delhi membuat mereka dapat menguasai jalannya pertandingan dengan lebih baik.
“Pada pertemuan sebelumnya kami juga bermain dengan pola menyerang. Perbedaannya kali ini ada pada kondisi angin dan kami bisa memanfaatkannya untuk lebih mengontrol permainan,” ujar dia.
Febi juga mengaku senang dapat menjalani penampilan pertamanya pada Kejuaraan Dunia dan bertekad memaksimalkan kesempatan tersebut.
“Ini pertama kalinya saya tampil di Kejuaraan Dunia. Tentu saya senang dan ingin memberikan yang terbaik,” kata dia.
Baca juga: Bimo/Arlya evaluasi konsistensi setelah tersingkir di Kejuaraan Dunia
Baca juga: Jonatan atasi ketegangan untuk melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.