Sun,23 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Kedok Pengobatan Depresi, Dukun di Gresik Cabuli Pasien di Sawah

Kedok Pengobatan Depresi, Dukun di Gresik Cabuli Pasien di Sawah

kedok-pengobatan-depresi,-dukun-di-gresik-cabuli-pasien-di-sawah
Kedok Pengobatan Depresi, Dukun di Gresik Cabuli Pasien di Sawah
service

Gresik (beritajatim.com) – Praktik kejahatan berbasis manipulasi emosional kembali dibongkar oleh jajaran Kepolisian Resor Gresik. Satreskrim Polres Gresik secara resmi menetapkan dan menahan seorang pria berinisial NA (48), warga Kecamatan Ujung Pangkah, atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap pasiennya.

Tersangka nekat melancarkan aksi bejatnya terhadap korban berinisial HB (30), warga Kecamatan Panceng, dengan memanfaatkan kerapuhan kondisi psikologis korban.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, membenarkan bahwa penyidik telah mengamankan tersangka guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka saat ini sudah kami amankan,” tegas AKP Arya Widjaya pada Sabtu (22/8/2026).

Skandal ini bermula saat korban yang tengah mengalami depresi mendatangi tersangka untuk menjalani ritual pengobatan alternatif berupa doa, meditasi, hingga pijat refleksi.

Di tengah masa terapi tersebut, tersangka mulai melancarkan bujuk rayu dengan menjanjikan kesembuhan total apabila korban bersedia dinikahi secara siri.

Aksi keji tersangka akhirnya pecah pada akhir Mei 2025 lalu saat NA berdalih mengajak korban keluar untuk membeli makanan.

Nahas, perjalanan tersebut justru diarahkan ke sebuah gubuk terpencil di kawasan persawahan Kebon Jeruk, Desa Gosari, Kecamatan Ujung Pangkah, tempat di mana tersangka merudapaksa korban.

Tidak terima atas perlakuan tersebut, korban langsung melaporkan insiden pahit yang dialaminya ke Mapolres Gresik.

Hasil pengembangan penyidikan kepolisian mengungkap fakta mengejutkan bahwa tersangka diduga kuat telah melancarkan modus pengobatan serupa kepada korban-korban lainnya.

Atas perbuatan tak terpujinya, tersangka NA dijerat Pasal 6C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. [dny/ian]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.