Gabuk Bucco, Jajanan Tradisional dari Tepung Singkong Khas Sampang yang Sudah Jarang Terlihat | Pexels/ROMAN ODINTSOV
Ada satu jajanan tradisional khas Sampang, Madura yang sudah mulai jarang terlihat saat sekarang. Jajanan tradisional tersebut bernama gabuk bucco.
Bahkan jika Kawan mencoba mencari informasi terkait gabuk bucco di laman pencarian, maka hasilnya pun nihil. Untungnya informasi terkait jajanan tradisional khas Sampang ini masih bisa ditemukan di salah satu buku.
Padahal jajanan tradisional ini memiliki peran yang cukup penting di tengah masyarakat dulunya. Tidak hanya sekadar cemilan di waktu luang saja, gabuk bucco juga menjadi salah satu hidangan yang disajikan dalam beberapa acara di tengah masyarakat.
Lantas bagaimana ulasan lebih lanjut terkait jajanan tradisional khas Sampang, Madura tersebut? Simak pembahasan seputar gabuk bucco dalam artikel berikut ini.
Mengenal Gabuk Bucco, Jajanan Tradisional Khas Sampang
Disitat GNFI dari buku Ensiklopedi Makanan Tradisional (di Pulau Jawa dan Pulau Madura), gabuk bucco merupakan salah satu jajanan tradisional khas yang berasal dari daerah Sampang, Madura. Jajanan ini termasuk salah satu kudapan yang banyak digemari oleh masyarakat yang ada di sana dulunya.
Tidak diketahui secara pasti kapan pertama kali gabuk bucco ditemukan. Hanya saja, kuliner tradisional ini diyakini muncul berkat kondisi alam yang ada di daerah Sampang.
Bahan utama untuk membuat gabuk bucco, yakni ubi singkong menjadi salah satu sumber pangan yang banyak dijumpai di daerah tersebut. Bahkan ubi singkong menjadi salah satu sumber karbohidrat yang bisa didapatkan selain nasi oleh masyarakat.
Tiga Fungsi Berbeda
Di tengah masyarakat, gabuk bucco memiliki tiga fungsi berbeda. Pertama, kue tradisional ini menjadi salah satu hidangan yang disajikan saat ada selamatan atau upacara adat.
Dalam momen ini, gabuk bucco biasanya akan dibuat langsung oleh pihak penyelenggara selamatan. Hal ini juga sama pada fungsi kedua saat gabuk bucco yang disajikan pada momen pesta.
Keberadaan gabuk bucco dalam upacara adat maupun pesta ini membuat jajanan tradisional tersebut memiliki nilai lebih dari sakadar makanan saja. Ada juga nilai budaya yang terkandung dalam kudapan tradisional tersebut sebagai wujud warisan yang dilestarikan secara turun temurun.
Terakhir, gabuk bucco berfungsi sebagai makanan sehari-hari masyarakat. Jajanan tradisional ini bisa menjadi kudapan di sela waktu luang.
Tidak hanya itu, gabuk bucco juga bisa dikonsumsi sebagai makanan berat. Tepung singkong yang menjadi bahan dasar utama pembuatan gabuk bucco membuat jajanan tradisional ini cukup mengenyangkan saat dikonsumsi dalam jumlah tertentu.
Cara Membuat Gabuk Bucco
Untuk membuat gabuk bucco, terdapat beberapa bahan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Adapun beberapa bahan yang digunakan untuk membuat jajanan tradisional khas Sampang ini adalah tepung singkong, gula merah, garam, dan parutan kelapa.
Proses membuat gabuk bucco juga cukup mudah. Pertama, iris tipis gula merah yang sudah disiapkan dan cairkan.
Setelah itu, campurkan tepung singkong bersama cairan gula tersebut. Selanjutnya, tambahkan garam dan aduk adonan hingga rata.
Jika adonan sudah tersedia, selanjutnya persiapkan alat kukusan yang digunakan untuk mengukus gabuk bucco. Kukus jajanan tradisional tersebut selama lebih kurang satu jam.
Setelah matang, iris kue gabuk bucco dalam ukuran yang diinginkan. Terakhir, taburkan parutan kelapa di atas potongan gabuk bucco dan jajanan tradisional khas Sampang tersebut sudah bisa langsung dinikmati bersama.
Itulah pembahasan seputar gabuk bucco khas Sampang, Madura. Meskipun jajanan tradisional yang satu ini sudah mulai jarang dijumpai saat sekarang, wawasan terkait gabuk bucco bisa terus diwariskan agar keberadaannya tidak hilang begitu saja di tengah masyarakat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News





Comments are closed.