Tue,1 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Kemenkes ambil langkah komprehensif cegah dampak karhutla pada lansia

Kemenkes ambil langkah komprehensif cegah dampak karhutla pada lansia

kemenkes-ambil-langkah-komprehensif-cegah-dampak-karhutla-pada-lansia
Kemenkes ambil langkah komprehensif cegah dampak karhutla pada lansia
service

Kebakaran hutan telah membuktikan bahwa krisis lingkungan dapat dengan cepat berubah menjadi krisis kesehatan. Lansia adalah wajah paling nyata dari kerentanan tersebut

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan pihaknya menerapkan strategi komprehensif guna mencegah dampak kesehatan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada lansia sebagai salah satu kelompok rentan.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi mengatakan karhutla yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia pada 2026 telah menimbulkan dampak kesehatan yang sangat serius, terutama bagi lansia. Asap pekat yang mengandung partikel halus PM2.5 dan PM10 menembus jauh ke dalam paru-paru, memicu gangguan pernapasan akut maupun kronis.

“Data Kemenkes mencatat lebih dari 50 ribu kasus ISPA hingga akhir Agustus, dengan hampir 40 ribu diantaranya terjadi pada kelompok usia di atas lima tahun, termasuk lansia,” katanya di Jakarta, Selasa.

Laporan resmi bahkan menyebutkan ada sekitar 3,8 juta lansia yang tinggal di delapan provinsi terdampak, sebuah angka yang menegaskan skala kerentanan yang harus dihadapi.

Baca juga: Kemenkes kuatkan logistik respons 5,4 juta terdampak asap karhutla

Kemudian, katanya, di Kalimantan Barat (Kalbar) tercatat lebih dari 16 ribu kasus, sementara Kalimantan Tengah (Kalteng) melaporkan lebih dari 6 ribu kasus.

Dampak utama bagi lansia sangat beragam mulai dari gangguan pernapasan akut maupun kronis karena partikel halus memperburuk asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis, hingga risiko penyakit kardiovaskular akibat paparan asap yang memicu tekanan darah tinggi, peradangan, dan serangan jantung atau stroke.

Kondisi kronis lain seperti diabetes, gagal ginjal, dan gangguan neurologis semakin memburuk akibat stres oksidatif. Tidak jarang lansia mengalami penurunan fungsi kognitif sementara, seperti berkurangnya konsentrasi dan memori kerja yang memperbesar kebingungan.

“Studi resmi menunjukkan bahwa angka kematian mendadak pada lansia meningkat selama dan setelah episode kebakaran besar. Selain itu dampak psikososial tidak kalah berat: evakuasi, kehilangan rumah, dan kecemasan pasca-bencana meningkatkan stres, depresi, dan isolasi sosial,” ucapnya.

Baca juga: Kemenkes kirim 314 nakes-logistik ke provinsi respons dampak karhutla

Infrastruktur yang terganggu juga membuat akses layanan kesehatan menjadi terbatas, sehingga lansia kesulitan mendapatkan obat, perawatan rutin, atau bantuan darurat.

Untuk menanggulangi masalah ini, kata Imran, Kemenkes menyiapkan pos pelayanan kesehatan di puskesmas, rumah sakit rujukan, dan pos pengungsian yang dilengkapi dengan oksigen konsentrator, tabung oksigen, serta obat-obatan.

Distribusi logistik dilakukan secara masif, seperti pengiriman lebih dari 267 ribu masker ke Kalteng dan lebih dari 470 ribu masker ke Jambi.

“Surveilans harian melalui SKDR Situasi Khusus terus memantau tren ISPA pada lansia, sementara Public Safety Center (PSC) 119 dan tenaga cadangan kesehatan disiagakan untuk evakuasi darurat. Dukungan psikososial juga digalakkan, dengan melibatkan keluarga dan relawan untuk menjaga kesehatan mental lansia,” katanya.

Baca juga: Kemenkes siapkan rekomendasi PJJ saat udara memburuk, respons karhutla

Menurutnya, edukasi kepada caregiver menjadi penting terkait menggunakan masker, memastikan hidrasi rutin, membatasi aktivitas fisik berat, serta mengenali tanda bahaya seperti sesak napas, nyeri dada, atau kebingungan mendadak.

“Kebakaran hutan telah membuktikan bahwa krisis lingkungan dapat dengan cepat berubah menjadi krisis kesehatan. Lansia adalah wajah paling nyata dari kerentanan tersebut,” katanya.

Menempatkan lansia sebagai prioritas dalam strategi mitigasi bukan sekadar pilihan, katanya, melainkan keharusan untuk menekan risiko komplikasi dan mortalitas yang lebih tinggi.

“Dengan langkah yang terintegrasi, ancaman kesehatan akibat kebakaran hutan dapat diminimalkan, dan lansia tetap terlindungi di tengah bencana yang terus berulang,” kata Imran.

Baca juga: 3 juta orang terpapar asap karhutla, Kemenkes imbau warga pakai masker

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.