Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. BAZNAS Buka Suara Polemik Pencatutan Sejumlah Nama Penulis Buku Islam ala Prabowo

BAZNAS Buka Suara Polemik Pencatutan Sejumlah Nama Penulis Buku Islam ala Prabowo

baznas-buka-suara-polemik-pencatutan-sejumlah-nama-penulis-buku-islam-ala-prabowo
BAZNAS Buka Suara Polemik Pencatutan Sejumlah Nama Penulis Buku Islam ala Prabowo
service

Jakarta, Arina.id—Perbincangan hangat tengah melanda jagat media sosial terkait penerbitan buku berjudul Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam.

Polemik ini makin meruncing setelah sejumlah tokoh terkemuka, seperti KH Said Aqil Sirojd, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar), diduga dicatut namanya sebagai penyumbang tulisan dalam karya tersebut.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam peluncuran buku Islam ala Prabowo. BAZNAS menegaskan bahwa buku tersebut bukan produk kebijakan lembaga, bukan rujukan resmi, dan bukan pedoman ajaran Islam yang ditetapkan BAZNAS.

Buku tersebut diluncurkan dalam rangkaian Rakornas BAZNAS, sehingga BAZNAS hadir dalam momentum peluncurannya sebagai bagian dari sinergi kelembagaan. Namun, buku tersebut bukan produk kebijakan BAZNAS dan bukan pula rujukan atau pedoman ajaran Islam yang ditetapkan BAZNAS,” ujar BAZNAS dalam klarifikasinya dikutip Arina.id, Senin (7/9).

BAZNAS mengatakan bahwa buku tersebut diinisiasi oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua MUI KH Anwar Iskandar serta ditulis oleh para penulisnya.

BAZNAS tetap menjalankan mandatnya berdasarkan UU No. 23 Tahun 2011, yaitu mengelola zakat secara nasional mulai dari perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, pengendalian, sampai pelaporan dan pertanggungjawaban. 

“Dalam menjalankan mandat tersebut, BAZNAS menjaga amanah dana yang ditunaikan para muzaki agar dikelola sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi Mustahik,” tulisnya.

Katalog Gramedia mencatat Islam Ala Prabowo sebagai karya Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas. Buku itu terbit pada tahun 2025 dan bukan buku yang ditulis Presiden Prabowo Subianto. Peluncurannya berlangsung di Jakarta pada 26 Agustus 2025 dalam rangkaian Rakornas BAZNAS.

Diketahui, berdasarkan deskripsi penerbit dan informasi mengenai buku tersebut, pembahasannya tidak menawarkan ajaran atau mazhab Islam baru, melainkan mengulas Prabowo melalui perspektif nilai-nilai Islam, termasuk moral, kepemimpinan, perdamaian, keadilan, spiritualitas, dan perjuangan untuk kesejahteraan rakyat.

Secara umum, isi buku Islam ala Prabowo dapat dipahami melalui beberapa tema utama. Berikut pembahasannya.

1. Kehidupan Keagamaan dan Spiritualitas Prabowo

Pembahasan diarahkan untuk melihat bagaimana nilai Islam ditempatkan dalam kehidupan pribadi Prabowo. Perspektif tersebut kemudian dikaitkan dengan karakter dan sikap yang ditunjukkannya dalam perjalanan hidup.

2. Nilai Islam dalam Kehidupan Prabowo

Deskripsi buku menyebut upaya tersebut dilakukan dengan menggali nilai dan paradigma yang berkaitan dengan perjalanan Prabowo. Dengan pendekatan itu, Islam tidak hanya ditempatkan sebagai persoalan ritual, tetapi juga dikaitkan dengan perilaku dan prinsip dalam kehidupan.

3. Islam, Perdamaian, dan Keadilan

Perdamaian dan keadilan juga menjadi bagian dari pembahasan buku. Nilai tersebut dikaitkan dengan kepemimpinan dan cara melihat persoalan masyarakat maupun dunia. Perspektif Islam digunakan sebagai salah satu kerangka untuk membaca sikap serta perjuangan Prabowo dalam menjalankan peran politiknya.

4. Kepemimpinan Prabowo dari Perspektif Islam

Prabowo ditempatkan sebagai seorang pemimpin yang perjalanan kariernya berlangsung dari lingkungan militer, kemudian masuk ke dunia politik hingga menjadi Presiden Republik Indonesia. Perjalanan tersebut dibaca melalui perspektif nilai-nilai yang berkaitan dengan Islam.

5. Perjuangan untuk Kesejahteraan Rakyat

Nilai-nilai Islam dikaitkan dengan gagasan mengenai pengabdian dan perjuangan untuk masyarakat. Artinya, keberislaman dalam konteks buku tersebut tidak hanya dilihat dari kehidupan personal, tetapi juga dari bagaimana seorang pemimpin menjalankan tanggung jawab terhadap rakyat.

6. Perjalanan Karier dan Kiprah Prabowo

Buku ini juga menghubungkan nilai-nilai Islam dengan perjalanan karier Prabowo, termasuk kiprahnya di dunia militer dan politik.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari konteks untuk memahami bagaimana karakter dan prinsip yang dibahas dalam buku ditempatkan dalam kehidupan seorang tokoh nasional.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.