Mubadalah.id – Tumor fibroid merupakan salah satu kondisi yang dapat terjadi pada rahim perempuan. Fibroid berupa pertumbuhan jaringan atau daging tumbuh di dalam rahim. Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gangguan, mulai dari pendarahan abnormal dari vagina, nyeri di bagian bawah perut, hingga keguguran yang terjadi berulang kali.
Meski termasuk pertumbuhan jaringan di dalam rahim, tumor fibroid hampir tidak pernah berubah menjadi kanker. Karena itu, keberadaan fibroid tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit kanker.
Namun, fibroid tetap perlu diperhatikan, terutama apabila mulai menimbulkan gejala yang mengganggu aktivitas dan kesehatan sehari-hari.
Salah satu tanda fibroid yang perlu diperhatikan adalah perubahan pada pola menstruasi. Perempuan yang mengalami fibroid dapat mengalami haid yang sangat banyak. Pendarahan juga dapat muncul menyerupai menstruasi, tetapi terjadi pada tanggal-tanggal yang tidak sesuai dengan siklus haid biasanya.
Pendarahan yang berlangsung lebih banyak dari biasanya perlu mendapat perhatian, terlebih jika terjadi berulang. Perubahan tersebut dapat menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada organ reproduksi, termasuk kemungkinan adanya fibroid di dalam rahim.
Selain perubahan pada pola pendarahan, fibroid juga dapat menyebabkan rasa nyeri atau sesak di bagian bawah perut. Rasa tidak nyaman tersebut dapat muncul karena keberadaan fibroid di dalam rahim dan ukurannya yang dapat menyebabkan tekanan pada bagian tubuh di sekitarnya.
Gejala lain yang dapat ia rasakan adalah rasa sakit yang sangat kuat ketika melakukan hubungan seksual. Rasa sakit tersebut dapat menjadi salah satu tanda yang perlu ia periksakan, terutama jika sebelumnya tidak pernah mengalami keluhan serupa atau rasa sakit semakin sering terjadi. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 501.





Comments are closed.