Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. IHSG Menguat, Aliran Dana Asing Masuk dan Sektor Siklikal Jadi Penopang Pasar

IHSG Menguat, Aliran Dana Asing Masuk dan Sektor Siklikal Jadi Penopang Pasar

ihsg-menguat,-aliran-dana-asing-masuk-dan-sektor-siklikal-jadi-penopang-pasar
IHSG Menguat, Aliran Dana Asing Masuk dan Sektor Siklikal Jadi Penopang Pasar
service

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu pagi, 14 Januari 2026. Hingga pukul 09.23 WIB, IHSG tercatat berada di level 8.988,83 atau naik 40,53 poin setara 0,45 persen.

Sejak pembukaan, indeks langsung bergerak di zona hijau dengan level pembukaan di 9.007,05, sempat menyentuh level tertinggi 9.021,15, dan terendah di 8.979,60.

Penguatan IHSG pagi ini terjadi seiring dengan meningkatnya minat beli investor, tercermin dari aktivitas transaksi yang cukup solid. Total volume perdagangan di seluruh pasar mencapai sekitar 103,95 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp5,88 triliun dari lebih dari 626 ribu transaksi. Pada pasar reguler saja, volume tercatat 102,99 juta lot dengan nilai transaksi Rp5,86 triliun.

Dari sisi pelaku pasar, investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih. Nilai beli asing tercatat sebesar Rp10,43 triliun, sementara jual asing Rp8,44 triliun, sehingga menghasilkan net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp1,99 triliun. Pada pasar reguler, net foreign buy mencapai Rp1,45 triliun, sedangkan pada transaksi tunai dan negosiasi tercatat sekitar Rp539,49 miliar. Meski demikian, secara proporsi, transaksi domestik masih mendominasi dengan porsi 71,87 persen, sementara investor asing menyumbang 28,13 persen dari total nilai transaksi.

Secara sektoral, pergerakan pasar menunjukkan penguatan yang cukup merata. Sektor siklikal atau consumer cyclicals mencatatkan kenaikan tertinggi dengan penguatan 1,87 persen, diikuti sektor bahan baku atau basic industry yang naik 1,84 persen. Sektor infrastruktur juga menguat 1,13 persen, sektor energi naik 1,11 persen, dan sektor teknologi menguat 0,54 persen. Sektor kesehatan turut bergerak positif dengan kenaikan 0,46 persen, sementara sektor non-siklikal naik tipis 0,26 persen. Di sisi lain, beberapa sektor masih mengalami tekanan, seperti sektor properti yang terkoreksi 0,92 persen, sektor keuangan turun 0,49 persen, sektor industri melemah 0,12 persen, dan sektor transportasi turun tipis 0,06 persen.

Pergerakan saham-saham individual juga menunjukkan dinamika yang cukup aktif. Di jajaran top gainers, saham Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dari sektor perdagangan dan distribusi melonjak 25 persen ke level 5.025. Saham Soho Global Health Tbk (SOHO) dari sektor kesehatan menguat 24,90 persen ke 3.210, disusul Indospring Tbk (INDS) dari sektor otomotif dan komponen yang naik 23,87 persen ke 550. Saham Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) dari sektor perdagangan juga mencatatkan kenaikan 23,23 persen ke 244, sementara Acset Indonusa Tbk (ACST) dari sektor konstruksi dan infrastruktur naik 15,92 persen ke 182.

Sebaliknya, pada daftar top losers, saham Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) dari sektor keuangan terkoreksi 14,97 persen ke 284. Saham Charnic Capital Tbk (NICK) dari sektor investasi melemah 13,86 persen ke 1.305, diikuti Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) dari sektor transportasi yang turun 13,14 persen ke 152. Asia Pramulia Tbk (ASPR) dari sektor industri dasar turun 12,41 persen ke 120, dan Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) dari sektor energi tertekan 11,43 persen ke 155.

Dari sisi teknikal, analis MNC Sekuritas dalam riset MNCS Daily Scope Wave menyampaikan bahwa IHSG masih berada dalam fase penguatan. IHSG dinilai sedang berada di awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii], yang mengindikasikan peluang lanjutan kenaikan masih terbuka. Selama indeks mampu bertahan di atas area support terdekat, potensi penguatan diperkirakan masih cukup besar.

MNCS memperkirakan IHSG berpeluang menguji area resistance di rentang 9.032 hingga 9.100 dalam waktu dekat. Adapun level support terdekat berada di 8.839 dan 8.806, sementara resistance jangka pendek berada di 8.996 dan 9.034. Dengan struktur pergerakan seperti ini, volatilitas jangka pendek masih perlu dicermati, namun tren utama pasar dinilai masih positif.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.