Tue,26 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Nyaman Kuliah di Kampus Muhammadiyah, Olin Mahasiswa Katolik Jadi Wisudawan Terbaik UMMAD

Nyaman Kuliah di Kampus Muhammadiyah, Olin Mahasiswa Katolik Jadi Wisudawan Terbaik UMMAD

nyaman-kuliah-di-kampus-muhammadiyah,-olin-mahasiswa-katolik-jadi-wisudawan-terbaik-ummad
Nyaman Kuliah di Kampus Muhammadiyah, Olin Mahasiswa Katolik Jadi Wisudawan Terbaik UMMAD
service

Nyaman Kuliah di Kampus Muhammadiyah, Olin Mahasiswa Katolik Jadi Wisudawan Terbaik UMMAD


“Selama saya kuliah di UMMAD, saya merasa sangat nyaman,” kata Kristofora Karolina Kewa. Mahasiswa asal Lembata, Nusa Tenggara Timur itu beragama Katolik.

Pada Desember 2025 lalu, mahasiswa yang akrab disapa Olin ini tercatat sebagai salah satu wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD). UMMAD adalah salah satu kampus yang berada di bawah naungan organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia.

Bagi Olin, capaian tersebut bukan hanya tentang IPK tinggi atau raihan gelar sarjana. Lebih dari itu, pengalaman kuliah selama di UMMAD menjadi bukti bahwa ruang pendidikan dapat bersifat inklusif. Meski tergolong perguruan tinggi yang relatif muda, UMMAD tidak ia rasakan sebagai kampus yang diskriminatif dan membeda-bedakan latar belakang.

Menjaga Minat di Dunia Kesehatan

Di UMMAD, Olin memilih Jurusan Administrasi Kesehatan. Sejak SMA, ia memang menaruh minat pada dunia kesehatan. Keperawatan sempat menjadi tujuan awalnya melanjutkan pendidikan tinggi. Namun pertimbangan biaya membuat Olin dan keluarga harus berpikir ulang.

Pilihan kemudian bergeser ke kebidanan. Sayangnya, kampus yang ia incar hanya menyediakan jenjang D3, sementara Olin menginginkan pendidikan S1.

Ia tidak menyerah. Olin justru memperluas pencarian. Ia berdiskusi dengan teman, membaca deskripsi berbagai program studi, dan menimbang jurusan yang masih berada di sektor kesehatan, tetapi lebih realistis secara akses dan biaya.

Dari proses itulah Olin mengenal Administrasi Kesehatan. Ia melihat jurusan ini tetap memberi ruang untuk berkontribusi di bidang kesehatan, meski tidak berada di garis depan sebagai tenaga medis.

Apa Itu Administrasi Kesehatan?

Selama ini, sektor kesehatan kerap dipersepsikan identik dengan dokter atau perawat. Padahal, layanan kesehatan juga bergantung pada sistem pengelolaan dan administrasi yang tertata. Aspek inilah yang menarik perhatian Olin.

“Administrasi Kesehatan di UMMAD memberikan pembekalan terkait pengelolaan pelayanan kesehatan, administrasi rumah sakit, hingga sistem pelayanan kesehatan secara profesional,” jelas Olin, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah.

Melalui jurusan ini, Olin melihat peluang untuk terlibat dalam pengelolaan layanan kesehatan. Ia memandang peran tersebut penting untuk memastikan sistem berjalan tertib dan pelayanan dapat diakses dengan lebih baik oleh masyarakat.

“Bagi saya jurusan itu cukup memungkinkan untuk berkontribusi di bidang kesehatan, meskipun tidak terjun langsung sebagai tenaga medis,” tegasnya.

Sebagai penjelasan, Administrasi Kesehatan mempelajari manajemen fasilitas kesehatan, sistem layanan, kebijakan kesehatan, hingga tata kelola rumah sakit dan puskesmas. Peran ini menjadi penopang agar layanan kesehatan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sempat Canggung di Awal, Saat Belajar Kemuhammadiyahan

Pengalaman baru Olin tidak berhenti di pilihan jurusan. Saat menjadi mahasiswa UMMAD, ia sempat terkejut karena harus mengikuti mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

AIK merupakan mata kuliah khas perguruan tinggi Muhammadiyah. Materinya mencakup sejarah Muhammadiyah, nilai Islam berkemajuan, etika sosial, serta kontribusi Islam dalam kehidupan kebangsaan.

Sebagai mahasiswa non-Muslim, Olin mengaku sempat merasa canggung. Namun seiring proses belajar, ia mulai memahami konteks mata kuliah tersebut. Menurutnya, AIK tidak diarahkan pada pemaksaan keyakinan, melainkan penanaman nilai moral, etika, dan toleransi. Materi disampaikan secara akademik, bukan dogmatis.

Sikap dosen dan suasana kelas turut memperkuat kesan itu.

Diterima Apa Adanya

Bagi Olin, yang paling membekas justru suasana kampus secara keseluruhan.

“Aku nggak pernah mengalami perlakuan negatif, baik dari dosen maupun sesama mahasiswa di UMMAD. Lingkungannya juga cukup terbuka dan menghargai perbedaan,” kata Olin.

Ia merasakan dosen bersikap profesional dan adil tanpa membedakan latar belakang agama. Dukungan yang sama juga datang dari teman-teman mahasiswa, baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Pengalaman itu menjadi fondasi penting bagi proses belajarnya.

Skripsi, IPK, dan Pengakuan

Lingkungan yang suportif berpadu dengan kedisiplinan pribadi membawa Olin pada capaian akademik yang menonjol. Ia menyelesaikan skripsi berjudul “Analisis Peran Sekolah Luar Biasa dalam Implementasi Program Posyandu Rutin untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan bagi Anak Disabilitas di Sekolah Luar Biasa” tepat waktu.

Penelitian tersebut menyoroti peran institusi pendidikan khusus dalam layanan kesehatan anak disabilitas. Olin meraih IPK 3,79, tertinggi di antara tiga lulusan terbaik lainnya pada Wisuda UMMAD 2025.

Rektor UMMAD, Sofyan Anif, menyebut Olin sebagai representasi nyata wajah kampus moderasi. Ia menegaskan bahwa UMMAD tidak pernah membedakan mahasiswa berdasarkan agama, suku, maupun ras.

“Nilai-nilai tersebut terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi UMMAD bagi bangsa dan negara,” ujar Sofyan Anif dalam sambutannya pada Wisuda UMMAD 2025, Desember lalu.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.