Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Alwi lawan kram dan keraguan sebelum dihentikan Kodai

Alwi lawan kram dan keraguan sebelum dihentikan Kodai

alwi-lawan-kram-dan-keraguan-sebelum-dihentikan-kodai
Alwi lawan kram dan keraguan sebelum dihentikan Kodai
service

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memetik pelajaran berharga dari perjuangannya melawan kram, kelelahan, dan keraguan diri saat dihentikan wakil tuan rumah Kodai Naraoka pada perempat final BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026.

Alwi memberikan perlawanan selama tiga gim sebelum menyerah 18-21, 22-20, 18-21 dalam pertandingan di Tokyo, Jepang, Jumat.

“Tetap bersyukur karena hari ini saya bisa berjuang sangat maksimal sampai akhir. Pastinya saya tidak membiarkan lawan menang dengan mudah, tidak mau menyerah dulu meskipun hasilnya kalah,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.

Alwi harus mengejar setelah kehilangan gim pertama 18-21. Ia kemudian bertahan dalam duel ketat pada gim kedua dan memaksakan gim penentuan setelah menang 22-20.

Persaingan kembali berlangsung rapat pada gim ketiga. Namun, Alwi mulai mengalami kram pada otot paha ketika berusaha mengimbangi permainan Kodai yang mendapat dukungan penuh publik tuan rumah.

Baca juga: Alwi Farhan terpacu naik level di tengah transisi tunggal putra

“Tidak mudah mengalahkan Kodai tadi, dengan dukungan tuan rumah dia bermain lebih semangat yang membuat saya tertekan. Di gim ketiga memang ada otot paha saya yang kram tapi dia pasti juga mengalami kelelahan. Pengalaman yang membedakan dari pertandingan ini,” ujar Alwi.

Meski gagal melangkah ke semifinal, Alwi menilai pertandingan tersebut memberinya pelajaran penting, terutama dalam mengatasi tekanan dari dalam dirinya sendiri saat menghadapi kondisi sulit di lapangan.

“Good match dan saya menantikan pertemuan-pertemuan dengan dia selanjutnya. Saya belajar banyak bagaimana melawan diri sendiri, melawan keraguan, melawan rasa capek dan semua kondisi di lapangan. Saya akan kembali dengan lebih kuat,” kata Alwi.

Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan Alwi pada Japan Open 2026 setelah sebelumnya menyingkirkan Kenta Nishimoto dan unggulan ketujuh asal Prancis Alex Lanier.

Baca juga: Alwi bungkam Nishimoto untuk melaju ke 16 besar Japan Open

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.