Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengakui banyak melakukan kesalahan sendiri saat kalah pada perempat final BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Jumat.
Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias itu takluk dua gim langsung dari pasangan Taiwan Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun dengan skor 18-21, 15-21.
“Tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyak mati sendiri dan itu harus dikurangi ke depannya,” kata Trias dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.
Menurut Ana, mereka sebenarnya tidak mengalami kendala di lapangan dan telah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan tersebut.
Namun, kualitas pengembalian bola yang kurang baik membuat Ana/Trias kesulitan mengembangkan permainan dan memberi kesempatan kepada lawan untuk terus menekan.
Baca juga: Ana/Trias jaga momentum positif di Japan Open 2026
“Tidak ada kendala di lapangan, kami sudah siap sebenarnya, tidak berpengaruh juga karena kemarin tidak bertanding. Tapi memang hari ini kami kurang safe mainnya. Banyak pengembalian bola yang mengambang dan kurang bagus,” ujar Ana.
Ana menilai Hsu/Lin bermain lebih stabil serta mampu menjaga pola permainan sepanjang pertandingan.
“Pasangan Taiwan ini punya permainan yang safe, dari pola permainan mereka juga cukup padu dan kuat,” kata Ana.
Setelah tersingkir dari Japan Open, Febriana/Meilysa akan mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi China Open pada pekan depan.
“Kami harus tampil lebih baik, lebih fokus di China Open minggu depan,” ujar Trias.
Baca juga: Ana/Trias kandas di final Australian Open 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.