Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat drama rubber gim 16-21, 21-19 dan 15-21 dalam semifinal Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Sabtu.
Kekalahan Ana/Tiwi membuat tim Merah Putih sementara tertinggal 0-2 atas tim Uber Korea Selatan.
Memulai gim pertama Ana/Tiwi mencoba untuk meladeni intensitas permainan yang ditunjukkan oleh Baek/Lee. Kedua ganda bermain terbuka dan saling berbalas poin demi poin hingga kedudukan berimbang 8-8.
Di pertengahan gim, Ana/Tiwi kehilangan tiga poin beruntun dan tertinggal. Mencoba mengejar namun Baek/Lee tampil cukup solid di akhir gim dengan mengunci tiga poin beruntun untuk menutup kemenangan 21-16.
Pada gim kedua, Ana/Tiwi coba tampil lebih agresif lagi. Hasilnya cukup memuaskan di pertengahan gim dengan Ana/Tiwi mampu unggul 10-8.
Baca juga: Tiwi/Fadia bungkam ganda Korsel Baek Ha-na/Lee So-hee di 16 besar BAC
Sempat tertekan, namun Ana/Tiwi bisa membalikkan keadaan dengan mencatat lima poin beruntun sekaligus mengunci kemenangan 21-19.
Memasuki gim penentuan, Ana/Tiwi langsung tampil solid dengan mencatatkan lima poin beruntun untuk unggul 5-0.
Situasi berubah di pertengahan set ketika Baek/Lee mengamankan lima poin beruntun dan membalikkan keadaan menjadi 13-8.
Dalam situasi tertinggal, Ana/Tiwi justru kehilangan tempo permainan. Baek/Lee mampu memanfaatkan situasi tersebut dan menutup kemenangan 21-15.
“Tetap mengucap syukur alhamdulillah dapat menyelesaikan pertandingan dengan baik, walaupun hasilnya masih tidak sesuai yang kita inginkan. Tapi kami tadi sudah mencoba yang terbaik,” ujar Tiwi dikutip dari PBSI.
Sebelumnya Indonesia kehilangan poin setelah Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dua gim langsung 19-21 dan 5-21.
Baca juga: Putri KW takluk, Indonesia sementara tertinggal 0-1 dari Korsel
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.