Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Apakah Perempuan Menopause masih Bisa Hamil? Simak Faktanya

Apakah Perempuan Menopause masih Bisa Hamil? Simak Faktanya

apakah-perempuan-menopause-masih-bisa-hamil?-simak-faktanya
Apakah Perempuan Menopause masih Bisa Hamil? Simak Faktanya
service

Apakah menopause bisa hamil? Pertanyaan yang sering muncul pada perempuan yang mulai mengalami perubahan siklus haid.

Banyak perempuan yang mengira jika menstruasi sudah tidak teratur maka tak mungkin lagi hamil. Seperti apa faktanya?

Ketika perempuan berusia 40 hingga 50 tahun kemungkinan memasuki masa menopause. Salah satu gejalanya adalah siklus haid yang mulai tidak teratur. Padahal, gejala ini belum tentu menandakan menopause. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum Bunda memasuki masa menopause maka akan melalui masa transisi yang disebut dengan perimenopause. Pada fase ini, peluang kehamilan memang menurun tapi belum sepenuhnya tak bisa sama sekali.

Untuk itu Bunda perlu memahami perbedaan antara perimenopause, menopause, serta postmenopause.

Mengenal perimenopause, menopause, dan postmenopause

Sebelum membahas tentang kemungkinan perempuan masih bisa hamil saat menopause, ada baiknya memahami perbedaan masa yang dilalui perempuan. Sejak perimenopause, menopause, hingga postmenopause.

Perimenopause adalah masa transisi menuju menopause, dan dapat dimulai beberapa tahun sebelum menopause benar-benar terjadi. Massa ini seringkali terjadi di usia akhir 30-an atau 40-an, meskipun dapat dimulai lebih awal atau lebih lambat.

Melansir Cleveland Clinic, pada fase ini produksi hormon estrogen dan progesteron mulai menurun sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Namun, ovarium masih dapat melepaskan sel telur sehingga kehamilan tetap mungkin terjadi.

Sedangkan menopause adalah kondisi ketika perempuan tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut tanpa penyebab medis lainnya.

Pada tahap menopause, ovarium sudah berhenti melepaskan sel telur sehingga kemampuan reproduksi alami berakhir.

Sementara itu, postmenopause adalah fase setelah menopause. Pada momen ini kadar hormon reproduksi berada pada tingkat yang lebih rendah dan perempuan tidak lagi mengalami ovulasi secara alami.

Ciri-ciri perempuan menopause

Rata-rata, menopause terjadi sekitar usia 52 tahun. Tetapi hal itu dapat sangat bervariasi. Setiap perempuan juga dapat mengalami gejala yang berbeda. Namun, beberapa tanda menopause yang paling umum meliputi:

  1. Siklus menstruasi yang tidak teratur hingga akhirnya berhenti.
  2. Mengalami hot flashes atau sensasi panas mendadak.
  3. Perubahan suasana hati.
  4. Keringat di malam hari.
  5. Gangguan tidur.
  6. Vagina terasa lebih kering.
  7. Penurunan gairah seksual.
  8. Sulit konsentrasi.

Gejala-gejala tersebut biasanya muncul secara bertahap selama masa perimenopause sebelum menopause benar-benar terjadi.

Jawaban singkatnya tidak bisa hamil secara alami setelah perempuan benar-benar menopause. Dokter kandungan dan spesialis menopause dari Cleveland Clinic, Catherine Caponero, DO, mengatakan bahwa kesuburan perempuan menurun seiring bertambahnya usia, kesuburan tidak hilang dalam semalam. 

Kesuburan menurun selama perimenopause, tapi tidak langsung menjadi nol. Jadi, kehamilan spontan masih dapat terjadi sampai perempuan mencapai periode menstruasi terakhir.

“Anda tidak lebih subur selama perimenopause, tetapi kesuburan tidak turun hingga nol sampai Anda mencapai menopause,” kata Dr. Caponero.

Perempuan yang tidak memiliki kondisi apa pun yang memengaruhi kemampuan untuk hamil, masih bisa hamil sampai perempuan mencapai menopause.

Melansir Healthline, menopause ditandai dengan tidak adanya menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. Pada kondisi ini, ovarium sudah tidak lagi melepaskan sel telur sehingga pembuahan alami tidak dapat terjadi.

Namun, banyak perempuan keliru menganggap dirinya sudah menopause padahal masih berada dalam fase perimenopause. Pada masa ini ovulasi masih dapat terjadi meski tidak teratur.

Karena itu, kehamilan alami masih mungkin terjadi meskipun peluangnya lebih rendah dibandingkan usia reproduktif yang lebih muda.

Apakah mungkin bayi tabung setelah menopause?

Perempuan tidak lagi mungkin hamil setelah menopause. Setelah perempuan mencapai menopause, kadar LH dan FSH tetap tinggi dan kadar estrogen dan progesteron tetap rendah. Perempuan tidak lagi berovulasi dan tidak dapat hamil.

Menurut Dr. Barry Aron, seorang dokter spesialis kebidanan/ginekologi bersertifikasi ABMS, teknologi reproduksi berbantu seperti bayi tabung (IVF) dapat membuka peluang kehamilan pada sebagian perempuan yang sudah menopause.

“Satu-satunya cara untuk hamil jika Anda sudah menopause adalah dengan fertilisasi in vitro dan donor sel telur (karena Anda sudah tidak memiliki sel telur sendiri), sel telur beku, atau embrio beku. Sperma dapat berasal dari donor atau pasangan, tergantung kualitasnya,” ujar Aron dilansir Healthline.

IVF setelah menopause telah berhasil dibuktikan. Meski demikian, tidak semua perempuan pascamenopause dapat menjalani prosedur ini.

Dokter akan mempertimbangkan usia, kondisi jantung, tekanan darah, serta kesehatan secara keseluruhan sebelum merekomendasikan IVF.

Sel telur pascamenopause tidak lagi layak, tetapi masih ada dua cara agar dapat memanfaatkan IVF. Bunda dapat menggunakan sel telur yang telah dibekukan sebelumnya, atau dapat menggunakan sel telur donor segar atau beku.

Sebelum embrio ditanamkan, Bunda juga memerlukan terapi hormon untuk mempersiapkan tubuh untuk implantasi dan untuk membawa bayi hingga cukup bulan.

Dibandingkan dengan perempuan pramenopause, perempuan pascamenopause lebih mungkin mengalami komplikasi kehamilan ringan dan berat setelah IVF. Itu semua tergantung pada kondisi kesehatan Bunda secara keseluruhan. 

Risiko hamil setelah menopause untuk janin dan Bunda

Kehamilan pada usia yang lebih tua, termasuk setelah menopause melalui IVF, berisiko lebih tinggi dibandingkan kehamilan pada usia reproduktif yang lebih muda. Beberapa risiko yang dapat dialami Bunda antara lain:

  1. Kehamilan ganda, terutama jika menjalani IVF. Kehamilan ganda dapat mengakibatkan kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan persalinan yang sulit.
  2. Diabetes gestasional, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ibu dan bayi.
  3. Tekanan darah tinggi, yang memerlukan pemantauan yang cermat dan mungkin pengobatan untuk mencegah komplikasi.
  4. Plasenta previa, yang mungkin memerlukan istirahat total, pengobatan, atau persalinan sesar.
  5. Keguguran atau lahir mati.
  6. Persalinan caesar.

Sementara pada janin, risiko yang dapat meningkat meliputi:

  • Berat badan lahir rendah
  • Kelahiran prematur
  • Komplikasi kehamilan tertentu yang berkaitan dengan usia ibu yang lebih lanjut.

Karena itu, perempuan yang berencana hamil pada usia mendekati atau setelah menopause perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk mengetahui peluang serta risiko yang mungkin dihadapi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.