Sat,22 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Artis Berusia 56 Tahun Ini Punya Body Age 30-an, Begini Pola Makan yang Dijalani

Artis Berusia 56 Tahun Ini Punya Body Age 30-an, Begini Pola Makan yang Dijalani

artis-berusia-56-tahun-ini-punya-body-age-30-an,-begini-pola-makan-yang-dijalani
Artis Berusia 56 Tahun Ini Punya Body Age 30-an, Begini Pola Makan yang Dijalani
service

Usia tua bukan berarti harus keriput. Artis berusia 56 tahun ini punya body age 20 tahun lebih muda lho. Apa ya rahasianya?

Dia adalah aktris Korea Selatan, Uhm Jung Hwa. Memasuki usia 56 tahun, penyanyi sekaligus pemain drama Korea Doctor Cha itu masih dikenal memiliki kondisi fisik yang prima.

Bintang yang telah lama aktif di panggung dan layar kaca ini bahkan mengungkap bahwa usia fisiknya berada di kisaran 30-an. Rahasia di balik kondisi tubuhnya ternyata bukan sekadar menghindari makanan tertentu secara ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uhm Jung Hwa justru menerapkan pola makan yang lebih berfokus pada pengaturan porsi, pemilihan bahan makanan, serta menjaga keseimbangan setelah sesekali menyantap makanan favoritnya. Hal tersebut diungkap Uhm Jung Hwa saat tampil dalam program JTBC Please Take Care of My Refrigerator since 2014 pada 9 Agustus lalu.

Mari simak pola makan bintang Okay! Madam  itu.

Cara diet Uhm Jung Hwa

Berikut cara diet yang dilakukan Uhm Jung Hwa.

Diet Low-Carb High-Fat

Uhm Jung Hwa mengungkap bahwa ia pernah menjalani pola makan Low-Carb High-Fat (LCHF) dalam waktu yang cukup lama. Menurutnya, perubahan pola makan tersebut memberikan dampak yang ia rasakan terhadap kondisi tubuh, termasuk keseimbangan hormon dan kualitas tidur.

“Saya menjalani LCHF dalam waktu yang lama. Ketika beralih ke pola makan tersebut, keseimbangan hormon dan kualitas tidur saya membaik,” ungkap Uhm Jung Hwa dalam acara tersebut.

Meski demikian, pola makan yang dijalaninya kini sudah mengalami perubahan. Ia mengatakan saat ini lebih memilih pola makan rendah karbohidrat dan rendah gula. Namun bukan berarti semua sumber karbohidrat benar-benar dihilangkan dari menu hariannya.

Tetap makan nasi tapi divariasikan

Salah satu hal yang menarik dari pola makan Uhm Jung Hwa adalah ia tidak menganggap nasi sebagai makanan yang harus sepenuhnya dihindari. Ketika ditanya apakah dirinya tidak makan nasi, ia menjelaskan bahwa nasi tetap dikonsumsi, hanya saja dalam jumlah yang lebih terbatas.

“Saya tetap makan nasi. Bukan berarti saya tidak memakannya sama sekali, tapi mengonsumsi sekitar 30 persen karbohidrat,” ucapnya.

Dengan demikian, pola makan Uhm Jung Hwa lebih menekankan pada pengaturan jumlah daripada larangan total. Ketika ingin menyantap mi misalnya, ia dapat memilih alternatif seperti mie berbahan susu kedelai.

Cara tersebut membuatnya tetap bisa menikmati variasi makanan tanpa harus mengabaikan tujuan pengaturan pola makan.

Pilih saus rendah gula

Kebiasaan Uhm Jung Hwa dalam mengatur makanan juga terlihat dari isi lemari pendinginnya. Saat isi kulkasnya diperlihatkan dalam acara tersebut, tampak beragam bahan makanan dan beberapa jenis saus.

Uhm Jung Hwa kemudian menjelaskan bahwa saus-saus yang digunakannya merupakan produk rendah gula. Ia mengaku menyukai saus sehingga memilih alternatif yang lebih sesuai dengan pola makan yang sedang dijalaninya.

Selain memperhatikan kandungan makanan, Uhm Jung Hwa juga cukup peduli terhadap kualitas bahan yang digunakan. Jika memiliki waktu luang, ia bahkan mengunjungi pasar petani untuk membeli bahan makanan secara langsung.

Tetap mengonsumsi makanan favorit

Meski menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan gula, Uhm Jung Hwa tidak menghilangkan seluruh makanan kesukaannya. Ia mengaku sangat menyukai jajangmyeon, makanan mie khas Korea dengan saus kacang kedelai hitam.

Uhm Jung Hwa juga menyukai makanan dengan cita rasa yang kuat atau cukup merangsang selera. Namun ia berusaha menahan keinginan tersebut dan tidak menjadikannya sebagai menu yang dikonsumsi setiap hari.

Sesekali, ia tetap memberikan kesempatan bagi dirinya untuk menikmati makanan yang diinginkan. Pola seperti ini membuat aturan makan yang dijalaninya tidak terasa seperti larangan permanen terhadap makanan tertentu.

Terapkan jendala makan setelah cheat meal

Uhm Jung Hwa juga memiliki cara tersendiri ketika menikmati makanan yang biasanya ia batasi. Setelah menyantap makanan favorit atau melakukan cheat meal, ia mengatakan akan memberikan jeda makan yang cukup panjang.

“Saya memang sesekali memakannya. Namun ketika melakukan cheat, saya menjalani puasa selama 18 hingga 20 jam,” tuturnya.

Dengan pola tersebut, Uhm merasa dapat kembali ke ritme makan yang biasa dijalaninya. Jadi, setelah menikmati nasi atau makanan seperti jajangmyeon, ia kembali mengatur pola makannya dengan memberikan jeda sebelum mengonsumsi makanan berikutnya.

Dari pola makan yang dibagikan Uhm Jung Hwa, terlihat bahwa dirinya lebih menekankan konsep mengatur daripada melarang. Ia mengurangi asupan karbohidrat dan gula, memilih produk rendah gula, tapi tetap mengonsumsi nasi dalam jumlah tertentu.

Begitu pula dengan makanan favorit. Dibanding menghapus jajangmyeon dari daftar makanan untuk selamanya, Uhm Jung Hwa memilih menikmatinya sesekali. Setelah itu, ia kembali pada rutinitas makan yang selama ini dijalankan.

Pola tersebut menunjukkan bahwa menjaga pola makan lebih diarahkan untuk menjadi kebiasaan jangka panjang. Namun penting dipahami bahwa metode yang sama tidak otomatis cocok bagi semua orang.

Kebutuhan makan setiap orang berbeda-beda tergantung kondisi kesehatan, aktivitas sehari-hari, usia, hingga pola hidup. Jadi, sebaiknya sesuaikan dengan kondisi tubuh dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi dahulu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.