Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BKSDA Bali tutup sementara empat TWA periode Nyepi 2026

BKSDA Bali tutup sementara empat TWA periode Nyepi 2026

bksda-bali-tutup-sementara-empat-twa-periode-nyepi-2026
BKSDA Bali tutup sementara empat TWA periode Nyepi 2026
service

Denpasar (ANTARA) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menutup sementara tiga kawasan taman wisata alam (TWA) periode 18-20 Maret 2026 untuk menghormati pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

“Kawasan akan dibuka kembali pada Sabtu, 21 Maret pukul 09.00 WITA,” kata Kepala BKSDA Bali Ratna Hendratmoko di Denpasar, Bali, Rabu.

Baca juga: BKSDA Bali fasilitasi legalitas rumah 15 KK di TWA Penelokan

Penutupan sementara diberlakukan pada empat kawasan TWA, yaitu Danau Buyan-Danau Tamblingan di Kabupaten Buleleng, TWA Panelokan di Kabupaten Bangli, TWA Gunung Batur Bukit Payang, Kabupaten Bangli dan TWA Sangeh di Kabupaten Badung.

Dengan penutupan itu, kunjungan untuk kegiatan wisata alam, penelitian, dan pendidikan pada beberapa kawasan konservasi dalam waktu sementara itu tidak dapat dilakukan.

Adapun penutupan sementara itu merujuk kepada Pengumuman Kepala BKSDA Bali Nomor PG.1/K.23/TU/KSA.01.04/B/03/2026 tentang Penutupan Sementara Kunjungan ke Kawasan Hutan Konservasi pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Penutupan sementara, imbuh dia, dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Catur Brata Penyepian, yaitu Amati Geni (tidak menyalakan api atau cahaya), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang).

“Momentum Nyepi juga menjadi kesempatan bagi alam untuk beristirahat sejenak dari aktivitas kunjungan wisata, sehingga ekosistem kawasan konservasi dapat pulih dan tetap terjaga kelestariannya,” ucapnya.

Baca juga: ITDC perluas jaringan infrastruktur gas alam di Nusa Dua Bali

Baca juga: Kebun Raya Bali kembangkan program eksplorasi kunang-kunang

Ratna mengharapkan dukungan dan pengertian dari seluruh masyarakat serta wisatawan untuk mematuhi kebijakan penutupan sementara tersebut.

Adapun rangkaian utama Nyepi dimulai pada 18 Maret, yaitu upacara Tawur Kesanga pada pagi hingga siang hari, kemudian dilanjutkan pada pawai ogoh-ogoh pada sore hari di titik tertentu di kawasan perdesaan dan perkotaan.

Selanjutnya, puncak Nyepi dimulai pukul 06.00 WITA pada 19 Maret dan berakhir pada 20 Maret pukul 06.00 WITA.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.