Fri,24 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Komunitas
  3. Cara Budidaya Ulat Kandang untuk Pakan Burung Kicauan

Cara Budidaya Ulat Kandang untuk Pakan Burung Kicauan

cara-budidaya-ulat-kandang-untuk-pakan-burung-kicauan
Cara Budidaya Ulat Kandang untuk Pakan Burung Kicauan
service

Cara Budidaya Ulat Kandang – Ulat kandang dalam bahasa inggris memiliki nama lesser mealworm, dimana hewan yang satu ini banyak di manfaatkan untuk beragam hal, salah satunya adalah untuk pakan burung kicauan.

Pakan dari ulat kandang ini banyak dimanfaatkan oleh para kicaumania untuk memenuhi gizi burung peliharaannya untuk meningkatkan stamina dan birahi burung peliharaannya naik.

Karena dapat meningkatkan birahi dan stamina pada burung, tentunya pemberian ulat kandang tersebut akan membuat mental dan membuat burung menjadi rajin bunyi alias gacor.

Untuk mendapatkan ulat kandang sebenarnya bisa mendapatkan di kios burung, karena biasanya kios burung selain menjual pakan racikan, vitamin, jual burung, dan juga jual ulat kandang meskipun jarang yang menjualnya.

Namun, terkadang ketersediaan ulat hongkong tidak selalu tersedia di kios burung, maka bisa membudidayakan menjadi solusi untuk menjaga stok ulat kandang anda selalu tersedia untuk burung peliharaan anda.

Manfaat Ulat kandang untuk Burung Kicauan

Ulat kandang masih satu keluarga dengan ulat jerman dan ulat hongkong Tenebrionidae, dan ulat kandang itu sendiri merupakan larva dari kumbang Alphitobius diaperinus.

Para kicaumania lebih sering menggunakan ulat kandang untuk dongkrak stamina dan birahi burung, terutama untuk burung lomba.

Karena, menurut para kicaumania, ulat kandang lebih aman di berikan pada burung peliharaan meskipun jumlah yang di berikannya cukup banyak.

Lihat Juga : Efek Samping dan Manfaat Ulat Hongkong untuk Murai Batu

Cara Memberikan Ulat Kandang untuk Burung

Para kicaumania sering memberikan ulat kandang setiap pagi hari untuk dongkak birahi burung sehingga burung menjadi gacor atau rajin bunyi sebanyak 1 cepuk pakan kecil dan 1 sendok.

Namun dalam permeberian dalam jumlah tersebut tidak dibarengi dengan pakan tambahan/ekstrafooding lainnya seperti kroto/jangkrik, dan hanya di berikan ulat kandang saja.

Akan tetapi, pemberian ulat kandang untuk burung juga ada settingan lain seperti memberikan ulat kandang seminggu 2 – 3 kali dan di hari lainnya di saat burung tidak di berikan ulat kandang, burung diberikan jangkrik atau kroto.

Perbedaan Ulat Kandang dan Ulat Hongkong

Sekilas penampilan ulat hongkong dan ulat kandang sangat mirip, dan untuk ciri-ciri ulat kandang diantaranya :

  • Ukuran tubuh ulat kandang lebih kecil dari ulat hongkong
  • Berjalan ulat kandang lebih cepat
  • Warna ulat kandang lebih gelap

Salah satu hal yang membuat ulat kandang ini di namai ulat kandang, karena jenis ulat ini sering di jumpai di kandang peternakan ayam.

Lihat Juga : Tips Perawatan Burung

Untuk memulai membudidayakan ulat kandang, kamu bisa member beberapa indukan ulat kandang yang bisa di beli di peternak ulat kandang.

Ulat kandang sering digunakan sebagai asupakan pakan tambahan/extrafooding untuk burung kicauan karena memiliki kandungan protein yang tinggi dengan kandungan lemak yang rendah.

Dan untuk kandungan gizi ulat kandang di antaranya lemak kasar 40%, kadar air 57%, protein kasar 48%, ekstrak non-nitrogen 8% dan kadar abu 3% menurut academia.edu .

bibit indukan ulat kandang
Gambar bibit indukan ulat kandang

Kandang Ternak Ulat Kandang

Untuk membuat kandang budidaya ulat kandang bisa menggunakan bahan dari triplek/papan dan juga lakban untuk bagian tepi atas agar bibit kumbang kempik tidak keluar dari kandang yang sudah di buat tersebut.

Untuk kamu yang ingin beternak dalam jumlah sedikit, misalkan 1 kg indukan kumbang kempik kamu bisa membuat kandang kotak dengan ukuran 1 m2.

Lihat Juga : Suara Burung Masteran

Ketika selesai membuat kandang kotak untuk budidaya ulat kandang, maka simpan dedak/polar gandum  di dasar sangkarnya setinggi telunjuk sehingga seluruh tubuh bibit ulat kandang bisa tertutupi ketika bitbi ulat kandang sembunyi di dedak tersebut.

Pada tahap ini sebenarnya sudah cukup untuk membudidayakan ulat kandang, namun bagi kamu yang ingin membuat indukan ulat kandang tersebut bertelur di tempat yang terpisah, maka bisa menggunakan serabut kepala yang di simpan di atas dedak.

Tempat yang Cocok untuk ternak Ulat kandang

Untuk beternak ulat kandang, sebaiknya penyimpanannya di dalam ruangan untuk menghindari panas dan air hujan.

Selain itu,jaduhkan juga penyimpanan indukan kepik ini dari hewan pemangsanya seperti ayam, cicak, semut dan hewan penggangu lainnya.

Makanan Bibit Ulat Kandang ( Induk Kepik )

Untuk makanannya cukup diberikan setiap hari dengan beragam buah dan sayuran yang bisa kamu pilih untuk di berikan pada indukan ulat kandang tersebut seperti bengkoang, ubi jalar, papaya mentah atau yang lainnya, namun peru di ingat sebaiknya kandungan air pada makanan dari bibit ulat kandang tersebut tidak terlalu basah karena bisa membuat tempat pembibitannya kotor.

Telur Indukan Ulat Kandang

Telur yang bisa di keluaran oleh kepik bisa mencapai 200-400 butir telurdan ketika sudah bertelur indukan kepik ini di pisahkan dengan ulat kandang yang di pisahkan/disaring menggunakan ayakan.

Sekitar 40 – 100 hari biasanya larva ( ulat kandang ) kepik ini sudah bisa di panen, tergantung asupan pakan dan perminataan pasar ketika ingin menjualnya.

Agar larva ( ulat kandang ) tersebut secara terus-menerus menghasilkan ulat kandang lainnya, maka larva tersebut di simpan di tempat yang lembab hingga berubah menjadi kepongpong dan seterusnya berubah jadi indukan kumbang dan menghasilkan ulat kandang lainnya.

Demikianlah penjelasan kali ini seputar cara budidaya ulat kandang untuk pakan burung kicauan dengan tips sederhana, namun bisa beternak dengan hasil yang optimal.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.