Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Cara Mengenali Orang Toksik dari Sikap Sehari-harinya

Cara Mengenali Orang Toksik dari Sikap Sehari-harinya

cara-mengenali-orang-toksik-dari-sikap-sehari-harinya
Cara Mengenali Orang Toksik dari Sikap Sehari-harinya
service

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang tentu membutuhkan hubungan yang sehat dan saling mendukung, baik dengan pasangan, keluarga, maupun teman. Kehadiran orang-orang terdekat yang memberikan rasa nyaman dapat membantu menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kualitas hidup.

Namun, tidak semua hubungan memberikan dampak positif. Ada kalanya seseorang justru merasa lelah, tertekan, atau kehilangan kepercayaan diri setelah berinteraksi dengan seseorang yang menunjukkan sikap orang toksik dalam kesehariannya. 

Jika dibiarkan, perilaku tersebut bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman dan tidak dihargai. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini agar Bunda dapat menjaga batasan yang sehat dalam hubungan sosial. Lalu, seperti apa ciri-ciri orang toksik yang perlu diwaspadai? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir dari laman Your Tango, seseorang yang memiliki perilaku toksik umumnya menunjukkan beberapa kebiasaan yang membuat orang lain merasa lebih buruk setelah berinteraksi dengannya. Berikut tanda-tandanya:

1. Terlalu mudah menghakimi dan sering merendahkan orang lain

Salah satu ciri orang toksik adalah gemar memberikan penilaian negatif secara berlebihan. Daripada memberikan dukungan, mereka justru sering mengkritik, mengejek, atau membuat orang lain merasa kurang percaya diri.

Dalam hubungan yang sehat, teman atau orang terdekat seharusnya menjadi sosok yang memberikan semangat dan dorongan positif. Jika seseorang lebih sering membuat Bunda merasa tidak cukup baik, perilaku tersebut patut diwaspadai. Apalagi jika ia juga kerap membicarakan keburukan orang lain di belakang mereka.

Menurut psikolog klinis Dr. Ramani Durvasula, perilaku merendahkan dan terus-menerus mengkritik dapat menjadi bentuk hubungan yang tidak sehat karena berpotensi merusak harga diri seseorang.

2. Sering berbohong dan sulit dipercaya

Setiap orang mungkin pernah mengatakan kebohongan kecil dalam situasi tertentu. Namun, orang toksik cenderung berbohong mengenai hal-hal yang penting dan dapat merugikan orang lain.

Kebiasaan tidak jujur dapat menimbulkan konflik, kesalahpahaman, hingga hilangnya rasa percaya dalam hubungan. Ketika seseorang terus-menerus menyampaikan informasi yang tidak benar, hubungan akan sulit berkembang secara sehat karena fondasinya tidak lagi dibangun atas kepercayaan.

3. Mengkhianati kepercayaan orang lain

Tanda orang toksik berikutnya adalah suka mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan. Bentuknya bisa beragam, mulai dari menyebarkan rahasia pribadi, memutarbalikkan cerita, hingga memanfaatkan informasi yang seharusnya dijaga dengan baik.

Padahal, kepercayaan merupakan dasar penting dalam setiap hubungan. Ketika seseorang berulang kali melanggar kepercayaan tersebut, hubungan akan dipenuhi rasa curiga dan ketidaknyamanan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa kepercayaan menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kualitas hubungan interpersonal dan kesejahteraan psikologis.

4. Selalu menjadikan dirinya pusat perhatian

Orang toksik sering kali hanya fokus pada dirinya sendiri. Saat Bunda mencoba bercerita tentang masalah yang sedang dihadapi, mereka justru mengalihkan pembicaraan ke pengalaman atau persoalan pribadi mereka.

Hubungan yang sehat seharusnya berjalan dua arah. Setiap pihak perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk didengar dan dipahami. Jika seseorang terus-menerus mendominasi percakapan tanpa menunjukkan empati terhadap orang lain, hal tersebut dapat menjadi tanda perilaku toksik.

Menurut buku The Gifts of Imperfection karya Brené Brown, kemampuan mendengarkan dan menunjukkan empati merupakan komponen penting dalam membangun hubungan yang bermakna.

5. Terlalu mengontrol kehidupan orang lain

Ciri lain yang sering muncul adalah keinginan untuk mengatur keputusan dan kehidupan orang lain secara berlebihan. Mereka merasa paling tahu apa yang terbaik dan terus memberikan nasihat, bahkan ketika tidak diminta.

Orang seperti ini dapat membuat seseorang kehilangan kebebasan dalam mengambil keputusan. Padahal, hubungan yang sehat tetap menghormati pilihan, batasan, serta kemandirian masing-masing individu.

Teman yang baik akan memberikan masukan saat diperlukan tanpa memaksakan kehendaknya. Mereka mendukung tanpa menghakimi dan menghormati keputusan yang diambil orang lain.

Jika Bunda menyadari ada seseorang yang terus-menerus membuat stres, kehilangan energi, atau merasa tidak dihargai, tidak ada salahnya untuk menetapkan batasan yang sehat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.