Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Di Dayah Darul Aman, Suluk Ramadhan Jadi Ruang Pemulihan Batin

Di Dayah Darul Aman, Suluk Ramadhan Jadi Ruang Pemulihan Batin

di-dayah-darul-aman,-suluk-ramadhan-jadi-ruang-pemulihan-batin
Di Dayah Darul Aman, Suluk Ramadhan Jadi Ruang Pemulihan Batin
service

Aceh Besar, NU Online

Suasana Pesantren Darul Aman di Desa Lampuuk, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, berubah hening usai salat Zuhur. Percakapan santri mereda, pintu-pintu ruangan tertutup, dan keheningan menyelimuti balai sederhana tempat sekitar 60 jamaah duduk bersila menjalani zikir khafi, zikir dalam diam yang menjadi ciri Tarekat Naqsyabandiyah.

Mayoritas jamaah merupakan lansia dari berbagai daerah di Aceh. Mereka mengikuti tawajjuh, salah satu tahapan penting dalam suluk, yakni perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Warisan Sanad Tarekat

Tradisi suluk di Dayah Darul Aman merupakan kelanjutan mata rantai pengajaran tarekat di Aceh. Praktik ini bermula dari Abu Zakaria, menantu Almarhum Mursyid Abu Lueng Ie, yang sebelumnya membimbing suluk di Dayah Darul Ulum Abu Lueng Ie. Setelah Abu Zakaria wafat, kesinambungan tarekat dilanjutkan oleh Abon Tajjuddin, putra Abu Lueng Ie.

Melalui sanad tersebut, ajaran suluk tetap terjaga dalam manhaj Ahlussunnah wal Jamaah yang mengakar kuat di Aceh. Bagi masyarakat setempat, tarekat bukan sekadar ritual, melainkan jalan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dan pembinaan akhlak.

Ruang Pemulihan Pascabencana

Ketua Yayasan Dayah Darul Aman Tgk H Saifullah menjelaskan, suluk rutin digelar setiap Ramadan. Namun pascatsunami 2004 dan berbagai bencana lain yang melanda Aceh, makna suluk semakin terasa.

“Sejak pasca tsunami, suluk terus kita laksanakan. Banyak jamaah merasakan ketenangan setelah mengikuti rangkaian ibadah ini,” ujarnya.

Menurut Saifullah, suluk menjadi ruang pemulihan batin bagi jamaah yang membawa luka kehilangan dan trauma panjang. Dalam tradisi ini, zikir dan muraqabah menjadi medium menumbuhkan sikap sabar, tawakal, dan ridha atas ketetapan Allah.

Disiplin Spiritual

Suluk dijalani dengan disiplin ketat. Sejak pukul 03.00 WIB, jamaah bangun untuk memperbanyak zikir dan wirid. Aktivitas berlangsung hampir sepanjang hari, berhenti hanya untuk salat wajib, berbuka, dan sahur.

Sebelum mengikuti suluk, jamaah diwajibkan mandi taubat, salat taubat, serta berkomitmen patuh kepada mursyid. Konsumsi peserta pun ditentukan oleh pesantren.

“Konsumsi peserta sudah ditentukan pesantren agar mudah dikontrol dan terjaga kepastiannya,” jelas Saifullah yang juga Sekretaris LTNNU Aceh.

Menurutnya, disiplin tersebut merupakan latihan pengendalian diri untuk menjernihkan hati.

Kesaksian Jamaah

Syahren (76), warga Trienggadeng, telah 11 tahun rutin mengikuti suluk Ramadhan di Darul Aman. “Suluk di sini lebih mudah. Makanan sudah disediakan, jadi kita bisa fokus beribadah,” katanya.

Aminah (67), jamaah asal Sabang, juga merasakan hal serupa. Ia telah lima kali mengikuti suluk. “Rasa fokus ibadah seperti ini sulit dicari sehari-hari,” ujarnya.

Tahun ini jumlah jamaah memang menurun dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 80–100 orang. Sebagian jamaah dari luar daerah tidak hadir, diduga terdampak bencana. Namun ada pula korban bencana yang justru datang untuk mencari ketenangan batin.

Saifullah menilai suluk dapat menjadi rutinitas trauma healing berbasis iman. “Supaya lebih ikhlas dan berserah diri kepada Allah,” pungkasnya.

Di ruang sunyi itu, doa-doa dipanjatkan tanpa suara. Tradisi suluk di Dayah Darul Aman menunjukkan bahwa tarekat tetap relevan sebagai terapi spiritual di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan. Dalam zikir yang hening, para jamaah menemukan ketenangan, dan dari ketenangan itu, jiwa yang terluka perlahan pulih.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.