Ditulis oleh Syahrianto •
KABARBURSA.COM – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mempertahankan peringkat kredit investment grade di level BBB- dengan outlook stabil dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings. Penegasan rating tersebut mencerminkan kekuatan fundamental bisnis serta arus kas perusahaan di tengah dinamika pasar energi.
Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan, mengatakan afirmasi peringkat tersebut menunjukkan kepercayaan lembaga pemeringkat global terhadap stabilitas operasional serta posisi strategis PGN dalam infrastruktur gas nasional.
“Penegasan peringkat BBB- dengan outlook stabil mencerminkan ketahanan fundamental PGN yang didukung oleh portofolio infrastruktur gas yang strategis, kinerja operasional yang andal, serta pengelolaan keuangan yang disiplin,” ujar Catur dalam keterangan resmi perusahaan, Kamis, 12 Maret 2026.
Fitch mempertahankan rating tersebut untuk kewajiban dalam mata uang asing maupun rupiah. Penilaian tersebut diberikan di tengah dinamika pasar energi global serta penyesuaian outlook terhadap sejumlah korporasi Indonesia setelah perubahan outlook sovereign Indonesia oleh Fitch.
PGN merupakan subholding gas Pertamina yang berperan dalam pengelolaan infrastruktur gas bumi nasional. Perusahaan mengoperasikan jaringan transmisi dan distribusi gas yang melayani berbagai sektor industri dan energi.
Perusahaan juga disebut mengelola lebih dari 95 persen jaringan infrastruktur gas bumi di Indonesia. Infrastruktur tersebut mencakup jaringan pipa transmisi, distribusi, serta berbagai fasilitas pendukung distribusi gas.
Keberadaan jaringan tersebut menjadikan PGN sebagai salah satu operator utama dalam distribusi gas bumi nasional yang melayani sektor industri, pembangkit listrik, serta kebutuhan energi lainnya.
Penegasan peringkat kredit tersebut juga mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga stabilitas arus kas dan operasional di tengah perubahan kondisi pasar energi global.
“PGN menyatakan akan terus menjaga disiplin keuangan serta memperkuat pengelolaan infrastruktur gas untuk mendukung kebutuhan energi domestik,” pungkas Catur.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga ketahanan bisnis serta mendukung pengembangan ekosistem gas bumi nasional. (*)
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.





Comments are closed.