Thu,6 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Glow Up di Tengah Kondisi Ekonomi yang Bikin Ngelus Dada, Emang Bisa? Ini Kata Dokter

Glow Up di Tengah Kondisi Ekonomi yang Bikin Ngelus Dada, Emang Bisa? Ini Kata Dokter

glow-up-di-tengah-kondisi-ekonomi-yang-bikin-ngelus-dada,-emang-bisa?-ini-kata-dokter
Glow Up di Tengah Kondisi Ekonomi yang Bikin Ngelus Dada, Emang Bisa? Ini Kata Dokter
service

dr. Annisa Anjani Ramadhan, Sp.D.V.E.


Di tengah situasi ekonomi yang membuat banyak orang harus lebih berhati-hati mengatur pengeluaran, keinginan untuk tampil lebih sehat, segar, dan percaya diri sering kali dianggap sebagai sesuatu yang mahal. Padahal, menurut dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Annisa Anjani Ramadhan, Sp.D.V.E., glow up tidak selalu identik dengan perawatan mahal atau rutinitas yang rumit.

Justru di tengah tekanan ekonomi, ada sejumlah kebiasaan sederhana yang bisa membantu menjaga kesehatan tubuh dan kulit tanpa harus menguras kantong.

Makanan Favorit Gen Z Diam-diam Bikin Jerawatan

Salah satu faktor yang sering memengaruhi kondisi kulit adalah pola makan sehari-hari. Beberapa makanan yang populer di kalangan anak muda ternyata memiliki potensi memperburuk kondisi kulit jika dikonsumsi berlebihan.

Menurut dr. Annisa, makanan yang mengandung banyak gula dan tepung olahan cenderung lebih berisiko memicu kulit kusam maupun jerawat. Salah satunya adalah donat yang umumnya mengandung kombinasi gula tinggi, tepung, dan topping manis.

“Donat itu karena gula dan tepung juga. Biasanya topping-nya manis,” ujar dr. Annisa, saat ditemui GNFI di Jakarta, (6/6).

Menu lain yang juga perlu diperhatikan adalah roti manis atau sweet bread yang banyak ditemukan di berbagai kafe dan toko roti. Kandungan gula yang tinggi menjadi salah satu alasan mengapa makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan jika ingin menjaga kesehatan kulit.

Seblak juga termasuk makanan yang perlu dibatasi frekuensi konsumsinya. Selain berbahan dasar kerupuk yang mengandung tepung, berbagai saus dan bumbu tambahan dapat meningkatkan kandungan kalori dan gula dalam sajian tersebut.

Sementara itu, tidak semua makanan favorit anak muda harus dihindari. Dimsum, misalnya, dinilai relatif lebih baik karena umumnya mengandung protein dari daging atau seafood sebagai isiannya. “Dimsum biasanya dia dari tepung beras, jadi lebih sehat. Kemudian juga isiannya biasanya kan ada proteinnya juga,” kata dr. Annisa.

Glow Up Dimulai dari Pikiran yang Sehat

Bagi banyak orang, glow up sering dikaitkan dengan perubahan penampilan. Namun menurut dr. Annisa, langkah pertama justru dimulai dari kondisi mental.

“Yang pertama mindset dulu, mindset dulu harus happy,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa menjaga suasana hati tetap positif bukan hal mudah di tengah berbagai tekanan kehidupan saat ini. Meski begitu, kesehatan mental memiliki hubungan erat dengan kondisi fisik, termasuk kesehatan kulit.

Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga suasana hati adalah berolahraga secara rutin. Aktivitas fisik tidak harus dilakukan di pusat kebugaran atau fasilitas olahraga berbayar.

“Olahraga enggak harus susah sebenarnya, enggak harus di tempat-tempat mahal. Olahraga di rumah atau di sekitar komplek rumah aja yang mudah-mudah, yang low budget tapi bikin happy,” jelasnya.

Rahasia Perawatan Murah yang Tetap Efektif

Selain olahraga, pola makan yang seimbang tetap menjadi kunci utama. Dr. Annisa menyarankan untuk memperbanyak konsumsi sayur, minum air yang cukup, dan memastikan kebutuhan protein harian tetap terpenuhi.

Ketika harga daging terasa semakin mahal, telur bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau. “Kalau susah daging kebeli, telur itu bagus,” katanya. Bagi yang khawatir dengan kolesterol, bagian kuning dan putih telur dapat disesuaikan porsinya agar tetap mendapatkan asupan protein yang dibutuhkan tubuh.

Untuk perawatan kulit, dr. Annisa menegaskan bahwa rutinitas sederhana sebenarnya sudah cukup membantu menjaga kesehatan kulit. Tidak perlu membeli banyak produk atau mengikuti tren skincare yang terus berganti.

“Yang paling penting pelembab, cuci muka, pelembab, sunscreen, krim malam,” ujarnya. Untuk usia di atas 30 tahun, ia menyarankan penggunaan krim malam yang mengandung retinol atau turunan vitamin A.

Menurutnya, glow up bukan soal menghabiskan banyak uang, melainkan konsistensi dalam menjalankan kebiasaan sehat. “Enggak harus ribet ataupun mahal, kita pakai apa yang ada seminimalnya sebenarnya masih bisa diupayakan,” kata dr. Annisa.

Dengan kata lain, tampil lebih sehat dan segar tetap memungkinkan meski kondisi ekonomi sedang tidak ideal. Kuncinya adalah menjaga pola hidup, memilih makanan dengan lebih bijak, rutin bergerak, dan fokus pada kebutuhan dasar tubuh serta kulit.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.