Mon,31 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Gus Ipul: Muktamar Ke-35 NU Selesai, Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis

Gus Ipul: Muktamar Ke-35 NU Selesai, Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis

gus-ipul:-muktamar-ke-35-nu-selesai,-hasilkan-sejumlah-keputusan-strategis
Gus Ipul: Muktamar Ke-35 NU Selesai, Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis
service

Jombang, NU Online

Rangkaian Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, resmi ditutup setelah seluruh agenda persidangan rampung. Penutupan digelar di Gedung Serbaguna KH Hasbullah Said, Senin (31/8/2026).

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, melaporkan bahwa forum tertinggi organisasi tersebut telah menghasilkan berbagai keputusan untuk menentukan arah jam’iyyah. Seluruh agenda persidangan juga telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.

“Dapat kami laporkan bahwa sejak dibuka, seluruh rangkaian Muktamar Ke-35 dapat kita selesaikan sesuai jadwal dan agenda,” ungkapnya.

Agenda tersebut mencakup laporan pertanggungjawaban, enam sidang komisi, lima sidang pleno, hingga Bahtsul Masail. Berbagai tahapan pengambilan keputusan organisasi itu diikuti lebih dari 3.000 peserta dan peninjau dari berbagai wilayah.

Gus Ipul juga menyebut salah satu keputusan penting dalam Muktamar Ke-35 NU, yakni perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU melalui Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA).

Melalui mekanisme tersebut, setiap wilayah dan cabang yang memiliki hak suara mengusulkan satu hingga lima nama calon Ketua Umum PBNU. Lima nama dengan perolehan suara terbanyak kemudian diserahkan kepada Rais Aam terpilih untuk dimusyawarahkan bersama anggota AHWA.

“Ketua umum tidak lagi dipilih langsung dengan mekanisme one man one vote, namun tiap perwakilan boleh menuliskan satu sampai lima nama calon. Setelah semua nama dihitung, lima nama calon teratas itu lalu dibawa Rais Aam ke meja perundingan AHWA,” jelasnya.

Menurut Gus Ipul, mekanisme tersebut diterapkan untuk meneguhkan kembali supremasi Syuriyah dalam struktur jam’iyyah NU. Melalui musyawarah dan keputusan Muktamar, kepengurusan baru PBNU selanjutnya mengemban amanah untuk masa khidmah 2026–2031.

“Kami ingin mengucapkan selamat kepada yang mulia Kiai Miftachul Akhyar yang kembali mendapatkan amanah sebagai Rais Aam PBNU, dan juga selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz yang mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum PBNU,” ucap Gus Ipul.

Suasana kebersamaan juga terlihat saat sejumlah tokoh yang sebelumnya diusulkan sebagai calon Ketua Umum PBNU turut hadir dalam penutupan Muktamar. Di antaranya KH Zulfa Mustofa, KH Yahya Cholil Staquf, KH Muhammad Yusuf Chudlori, dan KH Abdussalam Shohib.

Gus Ipul menilai kehadiran mereka menunjukkan kedewasaan kader NU dalam menyikapi perbedaan.

“Ini menunjukkan bahwa kader-kader NU berbesar hati di tengah-tengah perbedaan yang ada,” tambah Gus Ipul yang juga Menteri Sosial.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.