Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Indonesia dan 9 Negara Ini Diyakini Paling Aman Jika Perang Dunia III Pecah

Indonesia dan 9 Negara Ini Diyakini Paling Aman Jika Perang Dunia III Pecah

indonesia-dan-9-negara-ini-diyakini-paling-aman-jika-perang-dunia-iii-pecah
Indonesia dan 9 Negara Ini Diyakini Paling Aman Jika Perang Dunia III Pecah
service

Indonesia dan 9 Negara Ini Diyakini Paling Aman Jika Perang Dunia III Pecah

8 Maret 2026 18.00 WIB • 2 menit

Indonesia dan 9 Negara Ini Diyakini Paling Aman Jika Perang Dunia III Pecah


Dunia hari ini seolah sedang berdiri di tepi jurang. Perang terjadi di mana-mana. Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar akan meletusnya Perang Dunia III di era modern.

Belakangan, konflik besar melibatkan Iran dan Israel-Amerika Serikat. Israel melakukan serangan brutal ke Iran pada akhir Februari 2026 yang disusul dengan serangan balasan Iran ke Israel dan beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk.

Ketegangan yang tak kunjung mereda itu memicu kewaspadaan mendalam atas potensi eskalasi konflik dengan jangkauan yang lebih luas. Namun, di tengah kekhawatiran itu, ternyata ada 10 negara di dunia yang dianggap relatif aman jika Perang Dunia III terjadi. Di mana saja?

Di bawah ini adalah daftar negara yang dianggap paling aman jika Perang Dunia III meletus:

  1. Afrika Selatan
  2. Argentina
  3. Bhutan
  4. Cile
  5. Fiji
  6. Greenland
  7. Indonesia
  8. Islandia
  9. Selandia Baru
  10. Swiss

Kawan GNFI, dalam daftar tersebut, tampak beberapa negara yang menonjol karena letaknya yang “terisolasi”, seperti Bhutan. Negara Zero Carbon ini berada damai di tengah kepungan pegunungan tinggi.

Sementara itu, ada pula negara-negara seperti Argentina, Afrika Selatan, dan Cile yang jaraknya jauh dari target nuklir. Selandia Baru pun masuk daftar karena lokasinya yang sangat jauh di belahan bumi selatan, sehingga cenderung lebih “aman” dari dampak langsung konflik. Selandia Baru juga memiliki ketahanan pangan yang luar biasa, sehingga bisa mencukupi kebutuhan masyarakatnya jika terjadi perang.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Mengapa Indonesia dianggap aman saat Perang Dunia III meletus?

Mengapa Indonesia Dianggap Aman Jika PD III Meletus?

Melalui The Daiy Mail, Indonesia dianggap aman karena mengusung prinsip politik luar negeri bebas aktif. Bebas bermakna tidak memihak pada blok atau kubu mana pun. Sementara itu, aktif berarti dalam menjalankan kebijakan luar negerinya, Indonesia bersikap aktif dalam memberikan kontribusi nyata di kancah internasional.

Dengan prinsip ini, Indonesia bebas untuk menentukan sikap dan kebijakan tanpa harus condong ke salah satu blok tertentu. Selain itu, sebagai “penyeimbang”, Indonesia ikut berpartisipasi aktif dalam penyelesaian konflik, sengketa, serta masalah lain di dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Di lain sisi, Indonesia adalah salah satu negara yang memprakarsai berdirinya Gerakan Non-Blok (GNB). Kelompok ini mendeklarasikan diri sebagai kelompok yang tidak memihak pakta militer mana pun.

Sebagai informasi, GNB memang didirikan untuk menyatukan negara-negara yang mayoritas adalah negara berkembang dan bekas jajahan yang tidak ingin terlibat dalam persaingan Blok Barat dan Blok Timur. GNB dianggap sebagai penyeimbang.

Gerakan ini juga mendukung hak untuk menentukan nasib sendiri serta melawan segala bentuk imperialisme, kolonialisme, dan sebagainya. Mayoritas anggota dalam GNB adalah negara-negara di Asia dan Afrika.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.