Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Jangan Mengucilkan, Ini 3 Cara Mendampingi Anggota Keluarga yang Terjerat Narkoba

Jangan Mengucilkan, Ini 3 Cara Mendampingi Anggota Keluarga yang Terjerat Narkoba

jangan-mengucilkan,-ini-3-cara-mendampingi-anggota-keluarga-yang-terjerat-narkoba
Jangan Mengucilkan, Ini 3 Cara Mendampingi Anggota Keluarga yang Terjerat Narkoba
service

Mubadalah.id – Tidak ada keluarga yang menghendaki salah satu anggota keluarganya menjadi pecandu narkoba ini. Namun, jika hal itu telah menghampiri keluarga kita, maka kita perlu berpikir realistis dan tidak boleh meratapi nasib.

Kita harus segera mengambil langkah-langkah yang konkret serta melibatkan banyak pihak: keluarga, korban, tenaga medis, konselor, psikolog, kiai, bahkan juga teman dekat. Hal ini akan memudahkan kita untuk mencari bantuan pada orang yang tepat.

Pertama, selain menangani pecandu, kita harus menguatkan anggota keluarga yang lain agar bisa menghadapi kenyataan ini dengan tenang. Hal ini sangat penting diperhatikan, karena merekalah yang akan mendampingi korban dalam waktu yang lama.

Jika secara mental belum kuat dan belum bisa menerima kenyataan yang dialaminya, masalah akan semakin rumit dan panjang. Menyalahkan korban saja tidak akan menyelesaikan masalah, apalagi mengucilkannya dari keluarga. Itu artinya kita akan memecah ikatan keluarga.

Kedua, untuk menangani pecandu, kita perlu meminta bantuan lembaga resmi yang memiliki keahlian dalam menangani pemulihan pecandu. Dalam hal ini bisa melalui BNN (Badan Narkotika Nasional), BNP (Badan Narkotika Provinsi), atau BNK (Badan Narkotika Kabupaten/Kota).

3 Tahap Pemulihan

Lembaga ini telah menerbitkan jalur pemulihan korban penyalahgunaan narkoba secara lebih komprehensif dan bertahap. Tahapan tersebut sebagaimana yang ditulis oleh Lina Hariyati berikut ini:

Pertama, tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi). Pada tahap ini, pecandu diperiksa seluruh kesehatannya, baik fisik maupun mental, oleh dokter terlatih.

Dokter tersebut akan memutuskan apakah pecandu perlu mendapatkan obat tertentu untuk mengurangi gejala putus zat (sakau) yang ia derita atau tidak. Pemberian obat tersebut tergantung pada jenis narkoba dan berat-ringannya gejala putus zat.

Kedua, tahap rehabilitasi nonmedis. Pada tahap ini, pecandu akan ikut serta dalam program rehabilitasi. Di Indonesia sudah ada tempat-tempat rehabilitasi yang berada di bawah pengawasan langsung BNN, misalnya tempat rehabilitasi di daerah Lido (Kampus Unitra), Baddoka (Makassar), dan Samarinda.

Di tempat rehabilitasi ini, pecandu menjalani berbagai program, di antaranya program therapeutic communities (TC), 12 steps (dua belas langkah/pendekatan keagamaan), dan lain-lain.

Ketiga, tahap bina lanjut (after care). Pada tahap ini, pecandu akan mereka berikan kegiatan sesuai dengan minat dan bakat untuk mengisi kegiatan sehari-hari. Pecandu dapat kembali ke sekolah atau tempat kerja, namun tetap berada di bawah pengawasan. []

*)Sumber Tulisan: Buku Fondasi Keluarga Sakinah hlm 130-131

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.