
Ringkasan:
-
Saat ini, sebagian besar pembayaran dilakukan secara digital, namun pakar keuangan menyarankan untuk menyimpan uang tunai sebesar $50-$100 untuk keadaan darurat dan kenyamanan.
-
Uang tunai tetap penting untuk pemadaman listrik, penganggaran, dan usaha kecil – pertahankan campuran tagihan berdasarkan rutinitas.
-
Jumlah uang tunai yang tepat di dompet Anda menambah ketenangan pikiran – bersiaplah tetapi jangan membawa terlalu banyak.
Saat ini, di mana sebagian besar pembayaran dilakukan menggunakan kartu, aplikasi, dan pembayaran nirsentuh, masih ada beberapa orang yang memiliki sejumlah uang tunai di dompet mereka. Rata-rata orang Amerika, menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Federal Reserve, memiliki sekitar enam puluh tujuh dolar di sakunya. Para ahli di bidang uang percaya bahwa tetap bijaksana untuk memiliki sedikit uang tunai meskipun ada teknologi komputer. Ini mencakup cadangan jika terjadi kerusakan teknologi atau jika ada kebutuhan yang melibatkan penggunaan uang kertas. Ini adalah nasihat umum yang biasanya diberikan oleh perencana keuangan dan mengapa jumlah pastinya didasarkan pada gaya hidup Anda.
Tindakan yang paling umum direkomendasikan oleh para ahli

Perencana keuangan bersertifikat biasanya akan merekomendasikan untuk membawa lima puluh hingga seratus dolar di dompet Anda. Jumlah ini cukup untuk memenuhi pengeluaran Anda sehari-hari seperti memberi tip pada meteran parkir, pembelian kecil, atau makanan ringan tanpa membuat Anda kecewa jika kartu atau telepon Anda tidak berfungsi. Para ahli menggarisbawahi bahwa Anda harus memilih angka yang Anda tidak akan kehilangan waktu tidur jika kehilangan uang tunai. Bagi banyak orang, itulah sweet spot yang aman dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengapa Para Ahli Masih Menemukan Uang Tunai Masih Penting

Pembayaran digital memang bagus, namun uang tunai masih berguna saat listrik padam atau bencana alam atau saat berbelanja di usaha kecil yang hanya menerima uang tunai. Para perencana mengingat peristiwa-peristiwa seperti badai besar ketika ATM tidak dapat dijangkau, dan uang menjadi sebuah kebutuhan. Ini juga merupakan alat penganggaran yang mudah. Saat Anda melihat tagihan fisik di dompet Anda, Anda mungkin berpikir dua kali sebelum membelanjakan uang dibandingkan dengan mengetuk kartu dengan cepat.
Tergantung pada rutinitasnya, sesuaikan jumlahnya

Angka yang benar bersifat individual dan didasarkan pada kebiasaan dan lokasi Anda. Anda adalah seorang pemberi tip biasa yang naik bus atau pergi ke suatu tempat hanya dengan membawa uang tunai dan mungkin mempunyai uang enam puluh atau delapan puluh atau lebih pada hari yang sibuk. Masyarakat pedesaan atau pelancong dapat memilih lebih banyak untuk menutupi pengeluaran tak terduga. Segalanya bisa terasa cukup bahkan pada hari-hari yang sepi atau di kota-kota yang sangat ramah digital dengan biaya tiga puluh hingga lima puluh dolar. Selalu miliki uang kertas kecil dan beberapa uang kertas besar untuk dapat digunakan.
Lakukan pemeriksaan keamanan

Ada tes dasar yang digunakan oleh banyak lanner. Pertimbangkan apakah Anda bisa pulang atau mengurus hal-hal penting tanpa kehilangan ponsel dan kartu Anda. Kebanyakan titik panik cenderung menunjukkan lima puluh atau seratus dolar sebagai penyangga yang adil. Yang lain mengusulkan untuk menyimpan dana darurat dalam jumlah kecil di rumah sekitar seribu dolar, namun jumlah di dompet tetap kecil untuk membatasi risiko yang tidak beralasan.
Realitas Uang Tunai dalam Kehidupan Modern

Mayoritas penduduk tidak memerlukan ratusan dolar untuk itu per hari. Membawa barang secara berlebihan membuat seseorang berisiko kehilangan atau dicuri, dan membawa terlalu sedikit barang dapat membuat Anda berada dalam masalah. Para analis sepakat bahwa terdapat pengurangan dalam penggunaan uang tunai, namun hal tersebut tidak pernah hilang. Tujuannya siap-siap tapi jangan sampai dompet simpan nyaman, jangan khawatir.
Bagaimana menjadi pintar dengan uang dompet Anda

Ambil tidak lebih dari yang ingin Anda gunakan dalam waktu seminggu atau bulan dan tambahkan kembali sesuai kebutuhan. Pantau kebiasaan pengeluaran Anda untuk mengetahui jumlah optimal Anda. Simpan campuran denominasi agar dapat digunakan dan sebisa mungkin jangan menyimpan semua uang Anda di satu tempat. Evaluasi kembali jumlahnya setiap beberapa bulan ketika rutinitas atau lokasi Anda berbeda-beda. Hal ini menjadikan uang tunai sebagai aset dan bukan kewajiban.
Contoh Kedamaian Pikiran oleh Smart Habits






Comments are closed.