Tue,1 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Kemlu RI pastikan semua WNI di Nepal dalam keadaan baik pascabencana

Kemlu RI pastikan semua WNI di Nepal dalam keadaan baik pascabencana

kemlu-ri-pastikan-semua-wni-di-nepal-dalam-keadaan-baik-pascabencana
Kemlu RI pastikan semua WNI di Nepal dalam keadaan baik pascabencana
service

Jakarta (ANTARA) – Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah menyatakan bahwa seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Nepal saat ini dalam keadaan baik, menyusul bencana banjir bandang dan tanah longsor pada 26 Agustus.

“Pantauan terhadap kondisi WNI seluruhnya dalam keadaan baik,” kata Heni kepada media secara daring, Jakarta, Senin.

Dia menyebutkan bahwa seluruh WNI yang dimaksud antara lain terdiri dari 45 orang residen, dan 6 wisatawan yang berada di wilayah Kota Pokhara, Nepal.

Selain itu, Heni juga memperbarui informasi tentang jumlah orang yang terkena dampak bencana di Nepal, antara lain 2.426 orang hilang, 4.451 orang dievakuasi dengan selamat, dan 101 orang dirawat di rumah sakit. Wisatawan asing dari 32 negara yang dinyatakan hilang/hilang kontak akibat bencana di Nepal, 184 orang di antaranya telah berhasil diselamatkan. Sementara, 420 wisatawan asing lainnya belum dapat dikontak karena gangguan jaringan.

Bencana banjir bandang melanda Nepal pada Rabu (26/8) ketika sebuah gletser di Gunung Langtang Lirung, Nepal, retak pada ketinggian sekitar 5.200 meter.

Retak pada gletser tersebut memicu longsoran es dan batu yang berkembang menjadi aliran puing besar dan menerjang lembah-lembah di sepanjang perbatasan.

Gelombang besar air, bersama dengan longsoran lumpur, menghancurkan wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavre, dan Lembah Kathmandu di Nepal, serta menimbun wilayah perbatasan Gyirong di sisi China.

Baca juga: Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang

Baca juga: Bagaimana bencana tanah longsor di perbatasan China-Nepal terjadi?

Baca juga: China dan Nepal perkuat kerja sama darurat atasi banjir bandang

Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.