Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kenapa Alergi Anak Bisa Berubah Seiring Bertambah Usia? Ini Penjelasannya

Kenapa Alergi Anak Bisa Berubah Seiring Bertambah Usia? Ini Penjelasannya

kenapa-alergi-anak-bisa-berubah-seiring-bertambah-usia?-ini-penjelasannya
Kenapa Alergi Anak Bisa Berubah Seiring Bertambah Usia? Ini Penjelasannya
service

Sistem kekebalan tubuh pada anak akan terus beradaptasi seiring pertumbuhan mereka. Sehingga ada beberapa kasus sistem kekebalan tubuh anak berubah menjadi lebih baik atau bahkan lebih buruk.

Perubahan itu pastinya disebabkan oleh beberapa faktor. Ahli alergi dari Yale University, Stephanie Leeds, menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi Dikutip dari laman official Yale, menurut Leeds, satu-satunya pengobatan yang efektif untuk alergi makanan adalah dengan menghindari makanan tersebut. Namun, pendekatan ini mulai bergeser dan berfokus pada pencegahan dan penanganan dini.

Dalam sebuah wawancara, Leeds menjelaskan mengapa sulit mengetahui secara pasti mengapa anak mengalami alergi, sementara yang lain tidak, termasuk faktor yang mempengaruhi, serta penanganan yang dibutuhkan anak saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stephanie Leeds mengatakan, penyebab pasti seorang anak mengalami alergi makanan masih belum sepenuhnya diketahui. Meski sejumlah faktor risikonya telah teridentifikasi, bagaimana berbagai faktor tersebut berinteraksi hingga memicu alergi masih terus diteliti.

Waktu alergi pun tidak bisa ditentukan. Misalnya seperti, awalnya bayi mengalami eksim, kemudian mengalami alergi makanan dan asma. Perkembangan ini terjadi secara bertahap dan pada sebagian anak, alergi bisa berkurang atau semakin parah. 

Leeds menjelaskan bahwa riwayat alami alergi makanan sangat bergantung pada faktor yang berbeda-beda. Alergi mungkin bisa disebabkan oleh struktur protein yang terdapat pada makanan itu sendiri. Hal itu bisa dipengaruhi dari cara mengolah, memanggang, dan mengonsumsi makanan tersebut.

Misalnya, sebagian anak mungkin alergi pada susu dan telur, seiring bertambahnya usia, sensitivitas antibodi dalam tubuh mereka akan ikut berkembang. Anak bisa sembuh dari alergi ini secara bertahap, awalnya anak bisa mentoleransi susu panggang atau telur panggang, kemudian di waktu berikutnya mereka akan bisa mentoleransi bentuk susu dan telur lainnya.

Meski begitu, penanganan alergi kini mulai berkembang dengan hadirnya beberapa pilihan terapi bagi anak.

Sebuah studi bernama Learning Early about Peanut Allergy (LEAP), menunjukkan bahwa pengenalan makanan sejak dini secara konsisten bisa dilakukan untuk pencegahan alergi makanan.

Pengobatan alergi anak

Pengobatan bisa dilakukan tergantung pada kondisi alergi anak. Untuk alergi makanan, bisa dilakukan dengan menghindari makanan tersebut. Namun, cara ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Selain itu, ada pula berbagai obat biologis, yaitu terapi yang dirancang secara spesifik untuk memengaruhi sistem kekebalan tubuh yang berperan dalam reaksi alergi. Obat ini bekerja dengan memengaruhi sinyal sitokin dan antibodi yang berkaitan dengan alergi.  

Lalu cara lainnya adalah terapi suntik yang bisa digunakan untuk menangani berbagai kondisi mulai dari eksim, asma, hingga alergi makanan.

Imunoterapi untuk atasi alergi anak

Kini, tersedia Imunoterapi Oral, yang bisa membantu mengobati alergi pada anak. Dilakukan dengan cara memberikan sejumlah kecil alergen makanan secara perlahan di bawah pengawasan medis untuk membangun toleransi dan mengurangi risiko reaksi parah akibat paparan yang tidak disengaja. 

Dikutip dari laman Rte.ie, melalui acara Today with Claire Brock di RTE, Sheila Loxton, ibu dari dua anak yang memiliki banyak alergi, menceritakan pengalamannya mencoba pengobatan imunoterapi oral yang berhasil mengubah hidup keluarganya.

Putra Sheila, Josh, memiliki alergi kacang tanah, buncis, dan lentil. Padahal kedua makanan tersebut sudah ia konsumsi sedari kecil. Dengan perawatan imunoterapi oral, kini Josh sembuh dari alergi buncis dan wijen, meskipun alergi kacang tanahnya masih ada.

“Ini bukan obat, tapi saya rasa ini adalah cara untuk mengurangi sensitivitas sistem kekebalan tubuh.” ucap Sheila. 

Adik dari Josh, Erin, juga memiliki banyak alergi terhadap makanan. Karena pengalaman tersebut, Sheila mengaku sangat khawatir dan mulai mengenalkan makanan sejak dini padanya. Menurutnya, anak-anak dengan alergi perlu mendapatkan diagnosis dan penanganan dini.

Meski alergi makanan pada anak dapat berubah seiring waktu, setiap anak memiliki kondisi dan respons yang berbeda. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak mencoba memberikan kembali makanan yang sebelumnya memicu alergi tanpa arahan dokter. Dengan diagnosis yang tepat, pemantauan rutin, serta penanganan yang sesuai, risiko reaksi alergi dapat dikelola dan anak tetap dapat tumbuh serta beraktivitas dengan lebih aman.

Semoga membantu mengatasi anak alergi ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.