Jakarta, Arina.id—Serangan udara Israel dilaporkan menewaskan Alireza Tangsiri, Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada Rabu malam (25/3) waktu setempat.
Pembunuhan tersebut disebut dilakukan melalui operasi yang terarah dan menargetkan sejumlah perwira senior angkatan laut Iran.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dalam pernyataan video pada Kamis, menyatakan bahwa target utama serangan telah berhasil dieliminasi.
“Orang yang bertanggung jawab langsung atas operasi teroris berupa pemasangan ranjau dan upaya pemblokiran Selat Hormuz telah diledakkan dan dieliminasi,” ujarnya.
Sejak dimulainya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada 28 Februari, Israel mengklaim telah menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran.
Di antaranya disebut termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan tokoh keamanan Ali Larijani. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait kabar tewasnya Tangsiri.
Reporter Al Jazeera, Tohid Asadi, yang melaporkan dari Teheran, mengatakan bahwa jika kabar tersebut benar, maka ini akan menjadi pukulan besar bagi Iran yang telah kehilangan sejumlah komandan militernya dalam beberapa waktu terakhir.
Selain Tangsiri, beberapa pejabat lain juga dilaporkan tewas dalam serangan Israel, di antaranya Kepala Pasukan Basij Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani dan Menteri Intelijen Esmail Khatib.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel juga disebut meningkatkan serangan terhadap aset angkatan laut Iran. Pekan lalu, serangan udara dilaporkan menghantam sejumlah kapal militer Iran di Laut Kaspia, termasuk kapal yang dilengkapi sistem rudal, kapal pendukung, serta kapal patroli.




Comments are closed.