Kami kembali menginap di apartemen yang sama seperti saat pertama tiba di Almaty. Sekitar pukul 22.00 kami sampai di apartemen, dan pemilik sudah memberikan instruksi melalui WhatsApp mengenai lokasi kunci. Tanpa berlama-lama, saya langsung memesan makanan via delivery untuk makan malam sekaligus persiapan sahur.
Hari terakhir kami isi dengan acara bebas. Saya dan Wina memutuskan mencoba ice skating di Medeu Ice Skating Rink, arena ice skating outdoor terbesar di dunia. Sebenarnya saya belum pernah sama sekali bermain ice skating. Sebelum berangkat ke Almaty sempat ada niat latihan dulu di Jakarta, tapi tidak pernah terealisasi. Akhirnya nekat saja, tidak bisa meluncur pun tidak apa-apa, yang penting bisa berdiri, merasakan suasananya, dan tentu saja foto-foto. Kapan lagi bisa mencoba pengalaman seperti ini di tempat seikonik Medeu.
Setelah itu, kami melanjutkan ke Republic Square untuk sekadar berjalan santai, lalu ke Green Bazaar untuk membeli oleh-oleh. Suasana pasar yang ramai dan penuh warna menjadi penutup yang menyenangkan untuk perjalanan kami.
Sementara itu, teman-teman yang lain memilih bersantai dan menghabiskan waktu di mall hingga tiba waktunya menuju bandara. Perjalanan kami akan berlanjut pulang ke Indonesia dengan transit di Kuala Lumpur.
Perjalanan ke Kazakhstan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Tajikistan ini benar-benar memberikan pengalaman yang luar biasa. Dari lanskap alam yang dramatis, budaya yang unik, hingga cerita-cerita kecil yang tak terlupakan di setiap perbatasan dan perjalanan. Kawasan Asia Tengah ini mungkin belum sepopuler destinasi lain, tapi justru di situlah letak daya tariknya.
Semoga suatu hari nanti bisa kembali lagi ke sini, menjelajah lebih dalam, mungkin dengan cerita yang berbeda, tapi dengan rasa kagum yang sama.






Comments are closed.