Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. News
  3. Legislator DKI Jakarta Tolak Pilkada Melalui DPRD, Disebut Merampok Hak Rakyat

Legislator DKI Jakarta Tolak Pilkada Melalui DPRD, Disebut Merampok Hak Rakyat

legislator-dki-jakarta-tolak-pilkada-melalui-dprd,-disebut-merampok-hak-rakyat
Legislator DKI Jakarta Tolak Pilkada Melalui DPRD, Disebut Merampok Hak Rakyat
service
Legislator DKI Jakarta Tolak Pilkada Melalui DPRD, Disebut Merampok Hak Rakyat - GenPI.co
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyatakan menolak usulan Pilkada melalui DPRD, yang dilontarkan sejumlah elite politik. (Foto: ANTARA/HO-DPRD DKI)

GenPI.co – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyatakan menolak usulan Pilkada melalui DPRD, yang dilontarkan sejumlah elite politik.

Kenneth mengatakan pemilihan melalui DPRD bertentangan dengan semangat reformasi dan prinsip kedaulatan rakyat.

“Ini langkah mundur yang mencederai demokrasi, serta mengkhianati semangat reformasi 1998,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (16/1).

BACA JUGA:  Wacana Pilkada Melalui DPRD, Efisiensi Tak Bisa Dijadikan Alasan Utama

Dia menyampaikan Pilkada secara langsung adalah hasil perjuangan panjang rakyat, guna merebut kembali hak dalam menentukan pemimpinnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menilai pemilihan langsung, tidak sekadar mekanisme elektoral. Tetapi, perwujudkan nyata prinsip kedaulatan rakyat.

BACA JUGA:  Komisi II DPR Nilai Semua Opsi Sistem Pilkada, Bukan Hal Mustahil

Kenneth menyebut dalam demokrasi, rakyat ditempatkan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Bukan hanya untuk segelintir elite politik.

“Maka dari itu, mengembalikan Pilkada melalui DPRD sama saja merampok hak politik rakyat,” ujar politikus PDIP itu.

BACA JUGA:  Pilkada Melalui DPRD, Dinilai Tidak Adil dan Biayanya Lebih Mahal

Dia menyatakan PDIP sejak awal konsisten memperjuangkan demokrasi yang berkeadilan, partisipatif, serta berpihak pada rakyat kecil.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.