Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Menag Ajak Umat Sikapi Perbedaan Idul Fitri dengan Dewasa

Menag Ajak Umat Sikapi Perbedaan Idul Fitri dengan Dewasa

menag-ajak-umat-sikapi-perbedaan-idul-fitri-dengan-dewasa
Menag Ajak Umat Sikapi Perbedaan Idul Fitri dengan Dewasa
service

Jakarta, NU Online

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam Indonesia untuk tetap menjaga suasana kondusif di tengah perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal ini ditegaskan Menag Nasaruddin usai Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. 

“Kami mengimbau seluruh umat Islam Indonesia untuk senantiasa menjaga ketenangan, keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama masa lebaran tahun ini,” ujar Nasaruddin  dalam Konferensi Pers di Kemenag Thamrin Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, Idul Fitri tidak hanya menjadi momen kemenangan setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar sesama.

“Mari, kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat umat, menyambut Idul Silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial sebagai bentuk kontribusi kita dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera,”imbuhnya.

Dia meminta umat Islam saling menghormati, khususnya bagi yang masih melanjutkan ibadah puasa hingga 30 hari. “Kepada rekan-rekan kita yang mungkin akan beribadah lebih dahulu, kami mohon agar tetap bertoleransi terhadap saudara-saudaranya yang masih melanjutkan puasa hingga 30 hari,”kata Nasaruddin.

Nasaruddin secara resmi mengumumkan 1 Syawal 1447 H/ 2026 M jatuh pada Sabtu (21/3/2026) lusa. Hasil ini ditetapkan setelah Menang memimpin sidang Isbat yang digelar di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. 

“1 Syawal 1447 H/ 2026 M jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin.

Dengan demikian, Lebaran Idul Fitri hasil sidang isbat ini berbeda dengan keputusan Muhammadiyah yang telah menetapkan lebaran Idul Fitri lebih dulu. Muhammadiyah, melalui maklumatnya, telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat (20/3/2026) besok. 

“Ketetapan sidang isbat ini diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab posisi hilal dan laporan rukyatul hilal di berbagai daerah di Indonesia,” jelas Menag Nasaruddin.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.